
Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen saat bertemu masyarakat salah satu kelompok yang ingin berperang pada Kamis (20/8). Marius Frisson Yewun/Antara
JawaPos.com–Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen bersama wakapolres dan personel terus menyampaikan imbauan perdamaian sejak Kamis (20/8) pagi hingga sore pukul 18.00 WIT agar tidak terjadi perang. Kapolres mengaku ada permintaan warga dua kampung berbeda asal Distrik Palebaga dan Hubikosy agar pihaknya mengizinkan mereka untuk saling berperang secara tradisional selama tiga hari.
”Kedua pihak minta untuk perang, minta aparat berikan kesempatan mereka berperang tiga hari. Tetapi tentunya tidak mungkin kami berikan izin untuk mereka berperang karena kita sayang kepada warga. Jangan sampai di kedua bela pihak jatuh korban jiwa lagi,” kata Dominggus Rumaropen.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
