
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kedua kanan), Kakanwil Kemenkumham Banten R. Andhika Dwi Prasetya (kiri), Dirresnarkoba Kombes Pol Mukti Juharsa (kedua kiri) dan Kapolres M
JawaPos.com - Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Banten, Andika Dwi Prasetya memastikan jasad yang ditemukan tergantung oleh kepolisian di Jasingan, Kabupaten Bogor merupakan terpidana kabur, Cai Changpan, 53.
Andika menjelaskan, hal itu dipastikan dengan ciri-ciri fisik yang sudah dicocokkan dengan data dari Lapas dan dinyatakan sesuai.
"Ciri-ciri fisik dari jenazah yang ditemukan tedsebut telah disesuaikan dengan Register Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) dan ditemukan kesamaan dan kecocokan dengan identitas ciri-ciri fisik narapidana Cai Changpan (Terdapat tatto bergambar macan di dada sebelah kanan dan dada sebelah kiri)," kata Andika, Selasa (20/10).
Andika mengatakan, saat ini jenazah narapidana tersebut oleh Tim dari Polda Metro Jaya telah ditempatkan di RS Polri Kramat Jati untuk keperluan otopsi. Selanjutnya setelah otopsi selesai akan dilakukan serah terima jenazah dari pihak Lapas Kelas I Tangerang kepada pihak keluarga untuk pemakaman. "Untuk statusnya sebagai WNA sudah dikordinasikan dengan Kantor Imigrasi Tangerang," jelasnya.
Dikatakan Andika, penangkapan terhadap narapidana kabur tak lepas dari peran berbagai instansi seperti DPR komisi III, Kepolisian yang telah menerjunkan timnya untuk menangkap pelaku dan lainnya. Sehingga dengan adanya operasi tersebut narapidana Cai Changpan tidak memiliki kesempatan dan ruang gerak untuk melarikan diri.
"Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi jajaran kami di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten," kata Andika.
Seperti yang diketahui sebelumnya, narapidana mati Lapas Klas I Tangerang, Cai Changpan kabur pada 14 September 2020. Cai Changpan kabur dengan cara menggali lubang sedalam 3 meter dan panjang 30 meter. Penggalian lubang dilakukan selama delapan bulan. Hingga Cai Changpan ditemukan gantung diri pada Sabtu (17/10) sekira pukul 10.30 WIB.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
