alexametrics

Rekonstruksi Bentrok Polri-FPI, Kabareskrim: Belum Hasil Final

15 Desember 2020, 17:33:54 WIB

JawaPos.com – Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan reskonstruksi bentrokan antara Polri dengan laskar pengawal khusus Front Pembela Islam (FPI) yang digelar pada Minggu (13/12) malam belum tahap akhir. Dalam rekonstruksi tersebut dilakukan 58 adegan dengan empat lokasi kejadian.

“Rekonstruksi yang kita lakukan malam itu adalah bagian dari proses penyidikan yang dilakukan oleh Bareksrim Polri. Artinya rekonstruksi yang dilakukan belum merupakan hasil final,” kata Listyo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (14/12).

Listyo menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tewasnya enam laskar FPI. Tidak menutup kemungkinan, pihaknya masih akan melakukan rekonstruksi jika masih diperlukan.

Baca juga: Komnas HAM: Tak Ada Tenggat Waktu Investigasi Matinya 6 Laskar FPI

“Apabila ada temuan-temuan baru terkait dengan tambahan-tambahan keterangan, informasi, saksi maupun bukti-bukti lain tentunya tidak menutup kemungkinan bisa dilanjutkan dengan proses rekonstruksi lanjutan,” ujar Listyo.

Jenderal polisi bintang tiga ini pun memastikan, pihaknya profesional, transparan dan objektif dalam menangani perkara tersebut. Terlebih rekonstruksi tersebut juga diawasi oleh Komnas HAM.

“Yan perlu saya tekankan, bahwa dalam rekonstruksi kita lakukan kami selalu berusaha untuk profesional transparan dan objektif dengan selalu melibatlan rekan-rekan dari media, rekan-rekan dari pengawas eksternal dalam hal ini kami mengundang Komnas HAM, Amnesti Intersional, KontraS dari Imparsial dan juga Kompolnas,” ucap Listyo.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Karawang menggelar rekonstruksi di empat titik terkait dengam kasus penyerangan Laskar Front Pembela Islam (FPI) terhadap polisi di Tol Jakarta-Cikampek. Dalam empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) setidaknya digelar 58 adegan rekonstruksi.

“Dalam proses rekonstruksi setidaknya ada 58 adegan rekonstruksi,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (14/12).

Argo merinci, pada TKP pertama tepatnya di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional, setidaknya ada sembilan adegan. Sementara lokasi kedua yakni selepas bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50 ada empat adegan.

Sedangkan di Rest Area KM 50 yang menjadi TKP ketiga penyidik melakukan adegan rekonstruksi sebanyak 31. TKP terakhir yakni, Tol Japek selepas Rest Area KM 50 hingga KM 51, penyidik memperagakan 14 adegan.

Argo menambahkan, rekonstruksi yang digelar secara transparan ke masyarakat ini setidaknya menghadirkan saksi sebanyak 28 orang. Bahkan, empat di antaranya merupakan polisi yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut.

“Jumlah saksi yang dihadirkan malam ini ada 28 orang. Saksi korban ada empat,” pungkas Argo.

Untuk diketahui, terjadi bentrokan antara polisi dan laskar pengawal Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) pukul 00.30 WIB. Dalam insiden itu, polisi menembak mati enam orang laskar FPI.

Kronologi peristiwa ini simpang siur. Menurut keterangan polisi, anggota Polri terpaksa menembak laskar FPI karena mendapat perlawanan dengan senjata api dan senjata tajam. Karena itu, polisi terpaksa melumpuhkan enam simpatisan FPI.

Sedangkan, menurut pihak FPI, keterangan polisi itu tidak benar. Tetapi para simpatisan FPI yang diserang polisi dan membantah terkait kepemilikan senjata api.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Muhammad Ridwan




Close Ads