
Juru bicara KPK Febri Diansyah saat diwawancarai awak media
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyinggung komitmen Ditjen Pas Kementerian Hukum dan HAM perihal perbaikan di Lapas Sukamiskin, Bandung. Perbaikan diharapkan bisa dilakukan secara konkret.
Pernyataan ini menanggapi perihal temuan dugaan malaadministrasi yang ditemukan Ombudsman ketika menyambangi Lapas Sukamiskin, yang merupakan lapas khusus koruptor.
"Semestinya kalau pihak Kemenkumham, khususnya Ditjen Pas, benar-benar punya komitmen untuk melakukan perbaikan di Lapas, khususnya di Sukamiskin, hal itu tidak perlu terjadi lagi," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Sabtu (15/9).
Apalagi, sebut mantan aktivis ICW ini, lembaganya sudah berkoordinasi dengan Kemenkumham agar melakukan perbaikan sesegera mungkin. "Kemenkumham sudah berkoodinasi dengan KPK dengan menyampaikan niatnya melakukan perbaikan. Kami harap perbaikan, upaya perbaikan itu bisa dikonkretkan," tuturnya.
Untuk itu, dia berharap ada sanksi tegas bagi para pejabat ataupun pegawai di Sukamiskin jika terbukti ada pelanggaran. "Kalau ditemukan penyimpangan-penyimpangan sanksi lebih tegas diterapkan pada para pejabat dan pegawai di Lapas tersebut,"imbuhnya.
Terpisah, menanggapi adanya temuan Ombudsman, Setnov langsung membantahnya. "Nggak ada itu, biasa (sama seperti yang lain)," kata Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (14/9).
Novanto menjelaskan, tidak ada yang baru di kamar di Lapas Sukamiskin. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut kamar di Sukamiskin telah dilakukan perbaikan.
"Itu bukan besar, itu kan bekas Lapas nggak ada kok yang besar sama saja lah, semua sama standarisasi semua," pungkasnya.
Sebelumnya, Ombudsman RI melakukan sidak tiga Lapas di Kota Bandung. Dalam sidak tersebut ditemukan data kamar yang dihuni Setya Novanto berukuran lebih besar dari hunian lainnya di Lapas Sukamiskin, Bandung.
Terpidana kasus korupsi KTP elektronik ini kedapatan menghuni kamar yang lebih luas. Bahkan dikatakan, luasnya dua kali lipat dari kamar warga binaan lainnya.
"Kamarnya Setnov lebih luas, lebih bagus. Ukuran dua kali tipat dari (kamar) semuanya," kata Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu di Kantor Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta Bandung, Jumat (14/9).
Namun hanya luasnya saja yang beda, perihal fasilitas lainnya sama seperti warga binaan lain. Pasalnya, ukuran tersebut sudah ada sejak hunian sebelumnya. "Fasilitas televisi tidak ada hanya ukuran kamar dan menurut Kalapas dulu bekas (hunian sebelumnya)," jelasnya.
Dalam sidak di tiga lapas yakni Lapas Banceuy, Lapas wanita, dan Sukamiskin dilakukan pada sehari sebelumnya. Dari ketiga lapas tersebut hanya Lapas Sukamiskin yang masih menyisakan sikap diskriminatif dan ketidakpatuhan.
"Potensi malaadministrasinya itu ada diskriminasi dalam kamar hunian. Karena masih ada perbedaan antara satu hunian dengan lainnya. Yakni kamar hunian pada kamar orang-orang tertentu. Mulai dari luasnya maupun fasilitas yang digunakan," ujarnya.
Sehingga pihak Ombudsman melihat masih ada potensi yang diindikasi tidak patut di dalam Lapas. Sehingga ini adalah pekerjaan rumah semua Kakanwil dan Kalapas untuk merumuskan ke depan agar ada standar layanan yang sama di semua Lapas.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
