
Zuraida Hanum, istri hakim PN Medan Jamaluddin yang merancang pembunuhan berencana dan akan menikah dengan pelaku pembunuhan. (SUMUT POS)
JawaPos.com - Pembunuhan berencana yang merenggut nyawa hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin, 51, didalangi oleh sang istri Zuraida Hanum, 41. Zuraida ditangkap dengan dua orang suruhannya, Reza Fahlevi, 29, dan Jefri Pratama, 42. Dalam rekonstruksi yang digelar aparat kepolisian terkuak beberapa fakta.
Seperti dikutip PojokSumut.com (Jawa Pos Group), aksi Zuraida ini tentu tak dijalankan dengan gratis. Zuraida menjanjikan dua pelaku lainnya yang salah satunya selingkuhannya dengan sejumlah uang senilai Rp 100 juta. Ini terungkap pada adegan ke-3 hingga ke-6 rekonstruksi perencanaan pembunuhan Jamaluddin yan digelar di The Coffee Town, Jalan Ngumban Surbakti, Medan, Senin (13/1).
Di lokasi inilah ketiganya awalnya merencanakan aksi untuk melenyapkan Jamaluddin. Reza yang merupakan adik satu bapak dengan Jefri diajak ikut dalam pembunuhan ini setelah Jefri menyebutkan kalau Zuraida mau membunuh suaminya karena sudah tak tahan lagi.
“Suaminya selama ini suka main perempuan, suka marah-marah sama keluarga Kak (Zuraida) Hanum, dan suaminya merendahkan keluarga Kak Hanum. Kak Hanum tidak bisa bercerai dengan suaminya di pengadilan. Dia mau suaminya dibunuh,” kata petugas membacakan ucapan Jefri.
Reza semakin yakin ikut, lantaran Zuraida juga mengaku akan menikah dengan Jefri, yang berstatus duda. Di lokasi itu juga, Zuraida menawarkan uang Rp 100 juta kepada Reza jika pembunuhan berhasil dilakukan. Tak itu saja, ternyata Zuraida juga menjanjikan akan mengajak umrah Jefri dan Reza umrah bersama.
Tapi, ada kesalahpahama antar ketiganya soal tawaran tersebut. Dimana Zuraida menyebut Rp 100 juta itu untuk biaya mereka umrah bareng bukan memberikan uang plus umrah. “Maksud saya Rp 100 juta ini untuk umrah berempat bersama ibunya (Reza). Saya tidak ada janjikan uang Rp 100 juta, tapi untuk biaya umrah. Saya sampaikan,” jelas Zuraida.
Sementara Jefri mengatakan uang Rp 100 juta itu tidak termasuk umrah. “Yang saya tahu Hanum (rencananya) memberikan uang kepada adik saya Rp100 juta, lain dari pada umrah. Umrah itu kami bertiga, saya Hanum dan adik saya. Karena adik saya Reza tidak mau, digantikan sama mamaknya. Jadi Rp100 juta plus umrah,” ujar Jefri.
Jefri dan Reza, pembunuh Jamaluddin. Saat akan mengeksekusi Jamaluddin, Zuraida menjemput Jefri dan Reza di depan Pasar Johor selepas Magrib. Lalu membawa keduanya ke rumahnya di Komplek Royal Monaco. Zuraida telah menyiapkan kain bed cover untuk membekap sang suami. Ada yang membekap dan memegangi tangan. Zuraida menahan laki korban. Jefri dan Reza memegang kain dan menekan ke wajah Jamal.
Rekonstruksi itu kemudian dilanjutkan dengan adegan Zuraida menyerahkan Rp2 juta kepada Reza. Uang itu untuk membeli perlengkapan seperti baju kaus, sarung tangan dan sepatu di Pasar Melati. Adegan selanjutnya berlanjut ke pasar itu. Dari sana rekonstruksi rencananya berlanjut ke Perumahan Mercy Medan Johor.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
