
Kepala Bidan Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Saptono Erlangga. Bagus Rizaldi/Antara
JawaPos.com–Ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus hoaks penghinaan terhadap presiden. Dua orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan masing-masing ditangani Polres Bogor serta Polda Jawa Barat.
Kepala Bidan Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Saptono Erlangga mengatakan, awalnya Polda Jawa Barat beserta jajaran polres telah menemukan sembilan orang yang terlibat kasus hoaks. Namun tujuh orang di antaranya dilakukan pembinaan dengan tidak dilakukan penindakan hukum lebih lanjut. ”Ya dua orang, konten terkait dengan penghinaan presiden,” kata Erlangga seperti dilnasir dari Antara di Bandung pada Senin (13/4).
Dia menjelaskan, dua orang yang kini ditetapkan sebagai tersangka tidak dilakukan penahanan karena pertimbangan mewabahnya Covid-19. ”Dari sembilan kasus, yang tujuh kasus ini kita berikan pembinaan dan yang dua kita lanjutkan. Tapi dengan kondisi saat ini karena Covid-19 tidak dilakukan penahanan,” kata Saptono.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, pihaknya bakal meniru cara Polda Metro Jaya terkait pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Di wilayah hukum Polda Jawa Barat ada dua wilayah yang bakal diberlakukan PSBB, yakni Kota Bogor dan Kabupaten Bogor pada Rabu (15/4).
Menurut dia, kepolisian di wilayah tersebut sudah menyampaikan sejumlah imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan PSBB dalam rangka penanganan Covid-19 yang semakin meningkat. ”Kita akan laksanakan Rabu (15/4). Nanti, saya bersama Pangdam III Siliwangi mengecek ke sana,” kata Rudy.
Selama pemberlakuan PSBB di wilayah tersebut, kepolisian bakal terus menyampaikan imbauan bersifat preventif terkait apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan selama PSBB. Namun apabila upaya preventif tersebut kurang optimal, kepolisian bakal mempertimbangkan untuk penindakan hukum.
”Nanti kita lihat perkembangan dan situasinya. Kalau memang masyarakat bisa diimbau menjadi baik, kenpa tidak? Jadi preventif dulu,” ujar Rudy.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=KVXf0pQEyxk
https://www.youtube.com/watch?v=H7ZbPGwOVYc
https://www.youtube.com/watch?v=ckdSBd3TtBI

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
