Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Maret 2026, 04.19 WIB

Amankan Arus Balik Lebaran, Polda Jabar Siaga di Titik Rawan Kepadatan Jalur Arteri

Suasana arus balik di gerbang tol Cikampek Utama 2, Selasa (24/3) malam. (Jasa Marga) - Image

Suasana arus balik di gerbang tol Cikampek Utama 2, Selasa (24/3) malam. (Jasa Marga)

JawaPos.com - Arus balik lebaran belum berakhir. Lalu lintas kendaraan pun masih cukup padat. Untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyiagakan personel yang tergelar di sejumlah titik-titik potensial rawan kepadatan atau kemacetan di jalur arteri selama arus balik Lebaran 2026.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan dampak dari pemberlakuan rekayasa lalu lintas sistem one way membuat kendaraan dari arah barat ke timur, atau dari Jakarta menuju wilayah Jawa, dialihkan ke jalur arteri berpotensi kepadatan.

“Ini juga personel Polda Jabar telah tergelar di titik-titik yang potensial terjadi persinggungan, persimpangan sehingga bisa dihindari untuk kepadatan,” ujar Irjen Pol Rudi, saat temu media di Kantor Jasamarga Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu.

Irjen Pol Rudi menyampaikan titik-titik potensial kepadatan di jalur arteri wilayah Karawang seperti Simpang Jomin, serta jembatan di wilayah Sukra, Indramayu yang kerap dilakukan tradisi buang koin.

Selain itu, kawasan perbatasan Indramayu dengan Kabupaten Cirebon, khususnya Simpang Lohbener, juga menjadi titik potensial berpotensi terjadi kepadatan.

“Ini kita sudah tetapkan mungkin kalau di Lohbener nanti akan terjadi kepadatan kita akan buang ke dalam kota, nanti keluarnya lagi di Kota Cirebon. Ini sebagai solusi pengalihan arus di jalur arteri,” kata Rudi.

Lebih lanjut, Polda Jawa Barat juga terus menerapkan pengawasan terhadap kendaraan sumbu tiga selama periode arus balik Lebaran 2026 guna mengantisipasi kepadatan di jalur arteri.

“Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama, kita tetap memberlakukan larangan kendaraan sumbu tiga. Sudah beberapa banyak hari ini yang dilakukan penindakan supaya tidak menambah kepadatan di jalur arteri,” ujar Irjen Pol Rudi.

Sebelumnya, Korlantas Polri pada Jumat (26/3) juga memberlakukan one way lokal Presisi, di mana pada tahap pertama Presisi diberlakukan dari Km 132 Tol Cipali sampai dengan Km 70 Tol Cikampek Utama. Sedangkan, one way tahap kedua Presisi diberlakukan dari Km 263 Tol Pejagan sampai dengan Km 70.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore