Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 April 2019 | 00.15 WIB

Pejabat Pertamina Sebut Akuisisi Blok BMG untuk Melatih Lelang Internasional

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Mantan Dewan Komisaris PT Pertamina Umar Said menyatakan dirinya pernah mendukung langkah mantan Direktur Utama PT Pertamina Karen Galaila Agustiawan untuk mengakuisisi Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada 2009. Hal ini dilakukan karena menurutnya, akuisi tersebut ditempuh untuk melatih Pertamina melakukan lelang pada tingkat internasional.

"Maksud membeli ini mulanya untuk melatih, dalam perhatian kami untuk melatih ikut lelang internasional. Karena Pertamina belum pernah ikut lelang internasional," kata Umar saat bersaksi untuk terdakwa Karen Galaila Agustiawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (11/4).

Umar menuturkan, akuisis Blok BMG pada 2009 silam memang melalui persetujuan Dewan Komisaris. Sebab, dalam AD/ART Pertamina, langkah yang ditempuh Dirut harus melalui Dewan Komisaris.

"Begitu memang bunyinya (melalui persetujuan Dewan Komisaris)," ucap Umar.

Sementara itu, Humayun Bosha selaku anggota Dewan Komisaris juga menyatakan bahwa langkah akuisisi Blok BMG Australia bermaksud untuk menaikan cadangan minyak. Namun malah mengalami penurunan.

"Tujuannya menambah cadangan dan produksi minyak," ungkap Bosha.

Setelah proses akuisisi Blok BMG Australia pada 2009 terjadi, proses peningkatan cadangan minyak naik setelah lima bulan berjalan. "Kembali selama lima bulan," tuturnya.

Kendati demikian, Bosha tidak mengetahui secara pasti soal kapan Blok BMG Australia itu merugi hingga USD 30 juta. "Resminya saya tidak tahu," jelasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore