
KURIR NARKOBA: Dua warga Cirebon tertangkap membawa ganja kering 220 kilogram sewaktu razia perbatasan, Sabtu (26/1).
JawaPos.com - Polda Metro Jaya masih melakukan pengembangan kasus penangkapan gembong narkoba jaringan Jakarta-Aceh, Muriandi. Dari tangan Muriandi yang ditembak mati, polisi mengamankan 310 kilogram ganja siap edar.
Dalam penyelidikan awal, Muriandi diketahui bukan pemain baru dalam kasus narkoba. Dia memiliki catatan kriminal, bahkan pernah dipenjara terkait peredaran sabu.
"Tersangka ini residivis kasus 5 kilogram sabu. Masuk rutan tahun 2000 dan keluar tahun 2005," ujar Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya kepada wartawan, Sabtu (9/11).
Selain itu, Muriandi yang ditembak mati saat ditangkap karena melawan petugas itu juga ternyata mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). "Tersangka itu juga mantan tentara Kombatan GAM," jelas Fanani.
Lebih lanjut, Fanani menyampaikan, dari hasil pengembangan kasus ini, Muriandi diketahui memiliki tanah seluas 10 hektar yang digunakan sebagai ladang ganja di Aceh. Hasil panen ganja itu yang kemudian dikirim ke Jakarta.
Sebelumnya, Fanani mengatakan, kasus itu bermula saat polisi melakukan pengembangan kasus terhadap 1 kurir narkoba, Yopi yang ditangkap di Jakarta pada Senin 28 Oktober 2019. Dari tangan dia, polisi menyita 142 bungkus ganja.
"Kita melakukan penangkapan lagi terhadap tersangka Ghazali dan M Amin Yunus di Kabupaten Pidie Aceh. Mereka ini pengirim barang ke tersangka Yopi dari Aceh ke Jakarta," kata Fanani kepada wartawan, Jumat (8/11).
Dalam penyelidikan diketahui Ghazali dikendalikan oleh bos besar di Aceh bernama Muriandi. Ghazali menyuplai ganja ke tersangka Yopi juga berdasarkan suruhan dari bandar besar tersebut.
Setelah dilakukan pengejaran, Muriandi berhasil ditangkap di Aceh. Selanjutnya Muriandi dan Ghazali dibawa ke Jakarta pada Kamis (7/11) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Setibanya di Jakarta, Muriandi diminta memberitahu keberadaan Burhan, sopir yang mengantar ganja sebanyak 310 bungkus menggunakan truk. Karena melawan petugas, Muriandi diberikan tindakan tegas dan terukur. Setelah dibawa ke rumah sakit akibat terkena tembakan petugas, Muriandi dinyatakan meninggal.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
