Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2020 | 13.36 WIB

Warga Sipil Korban Penembakan KKB di Nduga Meninggal

Korban penembakan KKB di Nduga mendapat perawatan petugas medis. Penerangan Kogabwilhan III/Antara - Image

Korban penembakan KKB di Nduga mendapat perawatan petugas medis. Penerangan Kogabwilhan III/Antara

JawaPos.com–Yulius Wetipo, warga sipil korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, pada Selasa (6/10), dinyatakan meninggal dunia. Korban meninggal setelah menjalani penanganan medis di RS Charitas, Kabupaten Mimika, Papua, pada Rabu (7/10) sekitar pukul 02.00 WIT.

Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ahmad Musthofa Kamal seperti dilansir dari Antara di Kota Jayapura mengatakan, korban yang sebelumnya di evakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka tembak oleh KKB.


”Tapi RS Charitas telah menginformasikan bahwa korban telah meninggal dunia pada Rabu (7/10) sekitar pukul 02.00 WIT. Korban meninggal dunia akibat luka tembak yang dialami usai penyerangan pos TNI Satgas Penyangga Yonif PR 330/TD Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga, oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya,” terang A.M. Kamal.

Mengenai situasi terkini di Kabupaten Nduga usai penembakan warga sipil tersebut, dia mengatakan, telah aman dan kondusif. Aparat gabungan TNI/Polri masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

”Jenazah korban penembakan masih berada di RS Caritas Timika menunggu pihak keluarga. Rencananya jenazah diterbangkan ke kampung halaman di Wamena, Kabupaten Jayawijaya,” ujar A.M. Kamal.

Mengenai kronologis penembakan korban Yulius Wetipo pada Selasa (6/10) pagi, berdasar keterangan dari saksi Rudolf, lanjut A.M. Kamal, kejadian itu berawal sekitar pukul 06.30 WIT. Saat itu korban dari camp PT Dolarosa area Pasar Baru menuju ke lokasi pembangunan jalan di depan rumah kediaman bupati.

Sekitar pukul 07.15 WIT, korban tiba di tempat kerja, namun terdengar rentetan bunyi senjata. Korban merasa takut dan kembali ke camp PT Dolarosa. ”Saat di perjalanan korban terkena tembak dan terjatuh dari motor yang dikendarainya,” kata A.M. Kamal.

Pukul 08.00 WIT, karyawan PT Dolarosa yang mendengar bunyi tembakan tersebut langsung mencari keberadaan korban yang saat itu pergi bekerja seorang diri. Rekan korban mencari korban menggunakan truk melalui Jalan Pasar Baru. Karyawan PT Dolarosa menemukan motor yang digunakan korban berlumuran darah. ”Korban ditemukan sudah tergeletak di dalam parit, tak jauh dari motornya,” terang A.M. Kamal.

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Kenyam guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. ”Pukul 13.00 WIT, korban dievakuasi ke Timika Kabupaten Mimika untuk mendapatkan perawatan di RS Caritas Timika. Yulius Wetipo, 36, laki-laki, karyawan PT. Dolarosa, meninggal dunia karena terkena tembakan di bagian perut sebelah kanan tembus kiri,” ujar A.M. Kamal.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Z2XP7LDesk4&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore