
Abu Bakar Ba
JawaPos.com - Narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir segera bebas dari Lembaga Pemasyarakatan khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor. Pembebasan ini seiring dengan habisnya masa penahanan Ba'asyir yang divonis 15 tahun penjara.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya tetap mengantisipasi ihwal pembebasan Ba'asyir. "Polri tidak under estimate dan segala sesuatunya telah dipersiapkan secara matang," kata dia kepada wartawan, Rabu (6/1).
Rusdi menjelaskan, Polri tetap melakukan pemetaan keamaan dan memprediksi segala kemungkinan buruk. Dengan cara itu, maka segala bentuk ancaman kepada negara bisa diantisipasi.
"Setelah muncul prediksi tersebut, dipersiapkan cara-cara bertindak yang tepat termasuk juga menjelang kebebasan dari ABB," imbuhnya.
Selain itu, Polri juga mendukung Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan program deradikalisasi kepada Abu Bakar Ba'asyir. Dengan begitu, paham radikal yang diaut Ba'asyir bisa dinetralisir melalui pendekatan interdisipliner, seperti hukum, psikologi, agama, ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, dan sosial-budaya.
Sebelumnya, Ditjen PAS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir bakal menghirup bebas pada Jumat (8/1).
"Bahwa yang bersangkutan akan dibebaskan pada 8 Januari 2020 sesuai dengan tanggal ekspirasi atau berakhirnya masa pidana,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dalam keterangannya, Senin (4/1).
Abu Bakar Ba’asyir merupakan narapidana yang menjalani masa pidana di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur atas tindak pidana terorisme atau melanggar Pasal 15 jo. 7 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003. Dia divonis pidana penjara selama 15 tahun.
Ba’asyir merupakan pendiri Jemaah Islamiyah (JI) dan pernah terkait berbagai aksi terorisme di Indonesia, salah satunya terlibat bom bali dan bom Hotel JW Marriot pada 2004.
Karena itu, Ditjen PAS berkoordinadi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror dalam pembebasan Abu Bakar Ba’asyir. “Berkoordinasi juga dengan pihak keluarga dan pihak-pihak terkait,” pungkas Rika.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/Dzxk-UlOHTU

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
