Ilustrasi mayat. (Istimewa)
JawaPos.com - Jenazah personel Sat Narkoba Polres Katingan, Aiptu Sumaryanto, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Desa Tumbang Kalemei, Katingan Tengah, Kalimantan Tengah, Minggu (5/7) pagi.
Diketahui, insiden penggerebekan berdarah menyebankan tiga polisi gugur. Aipda Yudhie gugur di lokasi kejadian, sementara Bripda Nopandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto sempat hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menjelaskan, jasad Sumaryanto berhasil dievakuasi oleh tim gabungan sekitar pukul 08.42 WIB. Setelah penemuan ini, pihak kepolisian kini mengalihkan seluruh fokus untuk memburu komplotan bandar narkoba yang bertanggung jawab atas tragedi maut tersebut.
Tragedi ini menjadi pukulan berat bagi Polres Katingan, mengingat ada tiga anggotanya yang gugur dalam menjalankan tugas pemberantasan narkotika di wilayah tersebut.
"Kami akan mengerahkan seluruh upaya untuk mencari dan menangkap keberadaan para pelaku yang terlibat dalam kejadian ini," tegas AKBP Dodik Hartono dikutip dari Kalteng Pos (JawaPos Group), Minggu (5/7).
Kronologi Penyisiran Sejak Pagi Buta
Operasi pencarian Aiptu Sumaryanto dilakukan secara masif sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan personel Polda Kalteng, Kodim 1019/Ktg, Basarnas, serta masyarakat lokal. Tim gabungan membagi kekuatan ke beberapa titik krusial menggunakan tiga unit perahu karet dan delapan unit kapal ces kecil.
Tak hanya menyisir perairan Sungai Tumbang Kalemei, petugas juga memeriksa kawasan hutan di pinggiran sungai hingga memperluas radius pencarian ke area pasar Desa Samba.
Setelah beberapa jam pencarian, jasad korban akhirnya terlihat di permukaan air pada pukul 09.30 WIB. Jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Palangka Raya untuk penanganan medis lebih lanjut.
Mabes Polri melalui Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi bahwa penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian kedaruratan yang dilakukan tim SAR gabungan sejak beberapa hari lalu.
"Telah ditemukannya satu jenazah atas nama Aiptu Sumaryanto," ujar Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/7).
Diberondong Senjata Api Rakitan dan Parang
Peristiwa mematikan ini bermula pada Rabu (1/7) dini hari, saat 12 personel Polres Katingan melakukan penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Petugas dibagi menjadi dua tim: tim penindak di dalam rumah target dan tim pendukung yang bersiaga di luar.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
