
Para Advokat Pengawal Konstitusi melaporkan Prabowo Subianto dan Fadli Zon
JawaPos.com - Calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dilaporkan ke Bareskrim Polri. Hal itu lantaran mereka menyampaikan informasi bohong terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.
Adapun yang melaporkannya yakni para Advokat Pengawal Konstitusi. Salah satunya Saor Siagian.
Saor mengatakan bahwa Prabowo dan Fadli yang paling banyak bersuara dan menyampaikan kepada publik terkait kabar pemukulan Ratna. Bahkan Prabowo menyimpulkan bahwa penganiayaan terhadap ibunda Atiqah Hasiholan itu adalah tindakan tidak beradab.
"Dasar ini kami melaporkan dua orang ini karena ini tindakan serius. Karena beliau juga calon presiden. Coba bayangkan kalau proses ini berjalan dari satu fitnah ke fitnah berikutnya, saya bayangkan bahayanya kita," imbuhnya usai melapor ke Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (3/10).
Lagipula jika tau dipukuli, baik Prabowo maupun Fadli yang menemui Ratna harusnya mendorong wanita itu untuk melapor ke pihak Kepolisian. Atau mereka bisa berinisiatif untuk melaporkan dugaan penganiayaan itu kepada polisi.
Namun nyatanya, baik Prabowo dan Fadli tidak melakukannya hingga Ratna mengaku bahwa dia berbohong atas kabar pemukulan tersebut. "Publik juga tidak boleh dibohongi saudara Ratna dengan mengatakan dia yang bersalah dan membohongi saudara Prabowo. Kemudian seakan-akan kasus ini berhenti kepada saudara Ratna," tuturnya.
Saor lantas menduga hal ini sudah diskenariokan. "Itu sebabnya kalau kita rangkai, kaitkan kepada yang lain itu yang kita bilang ini ada unsur kesengajaan. Itu yang kita dorong ke Kepolisian," tegasnya.
Saor pun menyayangkan sikap Prabowo dan Fadli itu. Pasalnya, Indonesia saat ini tengah berduka.
"Tsunami di Palu dan gempa bumi. Kita sepakat jaga sementara hati berikan kesejukan. Tapi yang kita sesalkan bahwa malah ada warga negara yang mencalonkan presiden dan wakil ketua DPR malah menyebar fitnah," kata dia.
Selain melaporkan Fadli ke Bareskrim, Saor dan rekan-rekannya juga berencana melapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
"Besok kami laporkan Fadli Zon kepada MKD untuk memproses," tukasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
