
Ilustrasi guru honorer. (Istimewa)
JawaPos.com – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mendesak Presiden Prabowo Subianto menetapkan standar upah minimum bagi guru honorer dan guru non-ASN melalui Peraturan Presiden (Perpres). Kebijakan tersebut dinilai penting agar para guru memperoleh penghasilan yang layak.
Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, mengatakan hingga kini belum ada standar pengupahan yang jelas bagi guru honorer. Akibatnya, besaran gaji guru sangat bergantung pada kemampuan anggaran sekolah maupun pemerintah daerah.
"Kami mendesak kepada Pak Presiden untuk menetapkan standar upah minimum bagi guru-guru honorer dan non-ASN agar mereka mendapatkan upah minimum sesuai dengan upah minimum regional di daerah masing-masing," kata Satriwan kepada JawaPos.com, Jumat (26/6).
Menurutnya, skema pengupahan guru berbeda dengan pekerja atau buruh yang telah memiliki mekanisme upah minimum regional (UMR). Sementara itu, guru honorer tidak memiliki standar yang menjamin besaran gaji minimum.
"Kalau buruh ada skema UMR, sedangkan guru tidak ada. Akhirnya gaji guru tergantung rasa kebaikan hati kepala sekolah atau kemampuan fiskal pemerintah daerah jika mereka PPPK paruh waktu," jelasnya.
P2G menilai kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab masih banyak guru honorer dan non-ASN yang menerima gaji di bawah Rp 1 juta per bulan, bahkan ada yang hanya memperoleh ratusan ribu rupiah.
Satriwan mengatakan pemerintah sebenarnya memiliki kewenangan untuk menerbitkan regulasi yang mengatur standar penghasilan guru. Ia mencontohkan sejumlah kebijakan yang telah diterbitkan pemerintah melalui Peraturan Presiden maupun Instruksi Presiden di sektor pendidikan.
"Kalau presiden bisa mengeluarkan Perpres dan Inpres untuk Sekolah Rakyat, SMA Unggul Garuda, maupun percepatan revitalisasi sekolah, kami berharap presiden juga bisa mengeluarkan Perpres untuk penetapan standar minimum upah guru," tegasnya.
Menurut P2G, keberadaan aturan tersebut akan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
