
Photo
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan agenda kunjungannya untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Kali ini dia meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk siswa yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) di Cirebon dan Kuningan.
Didampingi sejumlah pejabat, termasuk Kepala BIN Budi Gunawan, Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi di empat titik di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon serta di Kabupaten Kuningan. Selain itu kegiatan vaksinasi untuk masyarakat umum dan pelajar secara door to door juga digelar serentak di sembilan provinsi lainnya.
Dalam peninjauan tersebut Jokowi memberikan sejumlah pengarahan. Diantaranya adalah jika semua pelajar sudah divaksin, pembelajaran tatap muka bisa dilakukan. ’’Terpenting jangan lupa selalu pakai masker,’’ katanya saat berada di Kabupaten Kuningan. Dia menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan siswa serta para pendidik tetap nomor yang utama.
Lebih lanjut Kepala BIN Budi Gunawan mengatakan vaksinasi door to door lainnya digelar di Banten, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur. Kemudian di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. ’’Di Kuningan ada dua lokasi vaksinasi. Di Ponpes Miftahul Falah dan di Desa Sangkanurip,’’ kata mantan Wakapolri itu. Kemudian di Cirebon ada dua titik lokasi vaksinasi. Yaitu di Harjamukti dan SMAN 1 Beber Cirebon.
Pria yang akrab disapa BG itu mengatakan total sasaran vaksinasi door to door pada 30-31 Agustus ini sebanyak 57.700 orang. Khusus untuk wilayah Jawa Barat sebanyak 10 ribu orang. Selain kegiatan vaksinasi, juga dibagikan paket bantuan sosial (bansos) dan vitamin untuk masyarakat.
BG mengatakan ada sejumlah alasan khusus kenapa BIN memilih target vaksinasi untuk pelajar. ’’Sebab, para pelajar merupakan calon penerus bangsa dan negara,’’ katanya. Sehingga vaksinasi terhadap anak-anak atau pelajar ini menjadi sangat penting.
Menurut dia skema vaksinasi door to door dengan mendatangi sekolah, pondok pesantren, atau ke desa-desa sangat efektif. Sebab masyarakat bisa dengan mudah menjangkaunya. Banyak masyarakat yang tinggal di daerah atau perumahan padat penduduk atau bahkan di pelosok, bisa dengan mudah ikut kegiatan vaksinasi Covid-19.
Lebih lanjut Budi Gunawan juga memastikan pihaknya akan mengadakan vaksinasi lanjutan di daerah-daerah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Bahkan, beberapa di antaranya termasuk zona hitam penularan Covid-19. ’’Kita pastikan spot-spot ini kita pilih karena lonjakan angka positif ratenya cukup tinggi dan sudah menjadi zona hitam atau merah,’’ pungkasnya. Hilmi Setiawan. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
