
istimewa
JawaPos.com - Potensi budaya dan sejarah di Desa Wisata Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, dinilai bisa menjadi ikon dan daya tarik baru setelah pandemi. Platform edukasi bernama RV University juga menjadi daya tarik tersendiri bagi desa yang merupakan tanah kelahiran pahlawan nasional asal Bali I Gusti Ngurah Rai itu.
Dalam acara visitasi 50 desa Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Desa Wisata Carangsari, Badung, Bali, beberapa waktu lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memgaku optimistis bahwa desa wisata mampu menjadi ikon dan daya tarik baru bagi pariwisata di Pulau Dewata.
Pasalnya, kata Sandiaga, tren pariwisata kini sudah terlihat lebih mengarah ke pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Sebagai salah satu kekuatan pariwisata yang mengedepankan pelestarian budaya dan lingkungan.
"Saya sudah dua kali ke desa ini, secara keseluruhan ditambah adanya RV University Triyana Carangsari menjadikan desa ini sebagai salah satu ikon untuk bangkit yang diharapkan bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya paa JawaPos.com.
RV University yang disebut Sandiaga merupakan platform edukasi bagian dari RV Property Triyana Resort Bali yang terletak di Desa Carangsari. Platform ini fokus dalam pemberian edukasi dan pengembangan diri kepada generasi milenial yang telah menjadi member RV Properti. Targetnya mencetak 10.000 pengusaha properti milenial.
Selain itu, desa yang terletak 34 kilometer dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai itu memiliki 14 area daya tarik wisata yang siap didatangi wisatawan milenial seperti Sungai Ayung dan Yeh Penet, kebun kopi, kakao, arung jeram, flying fox, cycling, hingga glamping.
Untuk daya tarik seni dan budaya, desa yang memiliki akulturasi budaya Bali dan Tionghoa itu mengedepankan pengembangan 3 generasi (x, y, z) juga memiliki seni tari topeng Tugek Carangsari yang diciptakan dan dipopulerkan oleh maestro I Gusti Ngurah Widya.
Diketahui, Ngurah Widya saat ini sudah berusia 75 tahun. Widya sudah dikenal di kancah internasional sebagai seniman sejak tahun 1970-an. Ada juga wayang kulit Paruwe, wayang Ramoyane, Barongsai, Tarian Hanoman, Barangket, gamelan khas Bali, dan Barong landung.
Dalam kesempatan itu, Sandiaga menyatakan dukungannya untuk membantu produk ekonomi kreatif masyarakat di sana.
“Tadi saya melihat produk virgin coconut oil dan madu, saya minta ini dibantu melalui program bedah desain kemasan kuliner nusantara (BEDAKAN) dan langsung ditindaklanjuti karena butuh waktu sekitar 4 bulan supaya produk tersebut memiliki kemasan yang lebih baik dan berkualitas, karena akan kita jadikan juga sebagai suvenir saat tamu-tamu dari KTT G20 yang akan diundang ke sini,” kata Sandiaga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022