Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Agustus 2021 | 23.42 WIB

395 Ribu Guru RA dan Madrasah Sudah Divaksinasi

Tenaga Medis memberikan vaksinasi covid-19 kepada tenaga pengajar se kota Depok di SDIT Al Muhajirin, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/05-2021). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim  menyebutkan dalam upaya mempercepat vaksinasi untuk tenaga pend - Image

Tenaga Medis memberikan vaksinasi covid-19 kepada tenaga pengajar se kota Depok di SDIT Al Muhajirin, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/05-2021). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan dalam upaya mempercepat vaksinasi untuk tenaga pend

JawaPos.com - Vaksinasi untuk kalangan guru Raudhatul Athfal (RA) dan madrasah terus dipercepat. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Ali Ramdhani mengatakan, berdasarkan data EMIS Kemenag, saat ini ada sekitar 52 persen guru RA dan madrasah sudah divaksin.

"Vaksinasi untuk guru RA dan Madrasah terus berjalan. Ada 395.592 guru yang sudah divaksin atau 52 persen. Sedang 371.130 guru atau 48 persen lainnya masih menunggu giliran," kata dia, Minggu (29/8).

"Total ada 767.722 guru RA dan Madrasah di seluruh Indonesia, terdiri atas 100.967 guru RA, 272.367 guru MI, 260.669 guru MTs, dan 133.719 guru MA," sambungnya.

Ia pun terus mendorong para guru untuk pro aktif dalam mengikuti program vaksinasi. Apalagi, pemerintah kini tengah bersiap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sampai level 3.

"Dalam PTM terbatas, vaksinasi guru adalah keharusan. Selain itu, semua pihak harus tetap terapkan protokol kesehatan dan disiplin 5M. Juga terus memanjatkan doa agar pandemi segera berakhir. Ini menjadi bagian ikhtiar kita dalam pencegahan penyebaran Covid-19 serta menjaga kesehatan warga madrasah," lanjutnya.

Secara rinci, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah M Zain menambahkan bahwa ada 47.879 guru RA yang sudah divaksin, terdiri atas 16.857 guru dosis pertama dan 31.022 guru dosis lengkap. Sementara yang belum divaksin berjumlah 53.088 guru.

Untuk MI, 148.023 guru sudah divaksin. Sebanyak 50.474 baru satu kali dan 97.549 sudah dua kali atau lengkap. Adapun yang belum divaksin 124.344 guru.

Di jenjang MTs, ada 132.774 guru yang sudah divaksin, terdiri atas 45.449 guru baru vaksin pertama dan 87.325 guru sudah dosis lengkap. "Guru MTs yang belum divaksin berjumlah 127.895 orang," sebutnya.

Adapun untuk jenjang MA, ada 66.916 guru yang sudah divaksin. Sebanyak 23.671 baru satu dosia, sedang 43.245 sudah dua dosis. "Masih ada 66.803 guru MA yang belum divaksin. Mereka yang belum divaksin masih menunggu antrian hingga tiba waktunya melakukan vaksinasi," tandasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore