Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22.39 WIB

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag salurkan bantuan 1.000 paket perlengkapan sekolah dan 16 ruang belajar sementara bagi madrasah terdampak gempa di NTT. (Istimewa) - Image

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag salurkan bantuan 1.000 paket perlengkapan sekolah dan 16 ruang belajar sementara bagi madrasah terdampak gempa di NTT. (Istimewa)

JawaPos.com – Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam salurkan bantuan 1.000 paket perlengkapan sekolah (school kit) dan 16 ruang belajar sementara bagi madrasah terdampak bencana gempa Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT).

”Bencana tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk kehilangan haknya mendapatkan pendidikan. Pemerintah harus hadir memastikan mereka tetap dapat belajar dengan aman dan layak, sekaligus memberikan dukungan kepada madrasah yang terdampak,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar dilansir dari Antara di Jakarta.

Menteri Agama dijadwalkan melakukan kunjungan ke NTT untuk meninjau secara langsung kondisi madrasah dan memastikan kebutuhan pemulihan layanan pendidikan dapat ditangani dengan baik.

Dari 72 madrasah yang terdampak bencana, sebanyak 15 madrasah menjadi prioritas utama penerima bantuan pada tahap ini.

Sebanyak 16 ruang kelas sementara disiapkan sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan pembelajaran tetap berlangsung, sementara 1.000 school kit disalurkan untuk mendukung kebutuhan belajar peserta didik yang terdampak.

Menurut Menag, dukungan terhadap madrasah terdampak merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah bencana.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pembelajaran secara bertahap.

”Kita ingin memastikan madrasah yang terdampak tetap mendapatkan dukungan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran. Bantuan ini diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pendidikan secara bertahap,” kata Nasaruddin Umar.

Kementerian Agama akan terus melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan madrasah terdampak bencana.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore