Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 November 2026 | 19.54 WIB

MUI Respons Wacana Petugas Haji Libatkan Umat Lintas Agama: Toleransi Ada Batasnya

Wakil Ketua Umum MUI M. Cholil Nafis memimpin rapat di Jakarta. - Image

Wakil Ketua Umum MUI M. Cholil Nafis memimpin rapat di Jakarta.

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menanggapi wacana pelibatan masyarakat lintas agama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia pada dasarnya mendukung semangat gotong royong dan kebersamaan antarelemen masyarakat. 

Namun, Kiai Cholil Nafis menegaskan terdapat batasan yang harus diperhatikan, terutama menyangkut tugas pelayanan dan pembimbingan ibadah haji.

Pernyataan tersebut merespons usulan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak yang membuka peluang keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang agama, termasuk umat Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu dalam penyelenggaraan haji.

“Petugas lapangan boleh, tapi bukan petugas ibadah. Karena untuk pelaksanaan ibadah, petugas haji tidak boleh dari nonmuslim,” kata Kiai Cholil Nafis kepada wartawan, Selasa (3/11).

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat, itu juga menilai selama tenaga kerja dari kalangan umat Islam masih tersedia, sebaiknya kesempatan tersebut diprioritaskan bagi mereka.

Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji memiliki ketentuan khusus dalam syariat Islam sehingga aspek keagamaan dalam pelayanan jamaah harus tetap memperhatikan kekhususan tersebut.

“Tapi selagi masih ada yang muslim, baiknya itu yang muslim karena haji itu pelaksanaan ibadah yang khusus umat Islam. Toleransi dan ukhuwah itu ada tempat dan batasnya,” tegas Kiai Cholil.

Ia menekankan bahwa semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama tetap penting dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, penerapannya perlu disesuaikan dengan ruang lingkup dan ketentuan masing-masing kegiatan, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah haji yang secara khusus diperuntukkan bagi umat Islam.

Wamenhaj Ingin Kalangan Umat Kristen hingga Hindu jadi Petugas Haji

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong keterlibatan masyarakat lintas agama seperti kalangan umat Kristen, Katolik, Buddha, Hindu dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Gagasan tersebut diharapkan menjadi wujud nyata toleransi, kebinekaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore