
Caption: Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Sekretaria Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, pada Selasa (27/10).
Rustian menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, kurang lebih selama tujuh jam, sejak pukul 10.24 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Dalam pemeriksaan itu, KPK menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jada di lingkungan BNPB. Proses pengadaan tersebut turut didalami penyidik saat memeriksa Rustian.
"Memang tadi penyidik juga melakukan penyitaan atas dokumen-dokumen pengadaan barang dan jasa," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (27/10).
Budi mengamini, penyidik mendalami soal status Bima Setiawan yang merupakan adik dari mantan Kepala BNPB Suharyanto dan Richard Erlangga. Keduanya diketahui merupakan tenaga ahli saat Suharyanto menjabat sebagai Kepala BNPB.
"Ini statusnya seperti apa, apakah penunjukannya resmi, ada di dalam struktur BNPB, atau tidak," ucap Budi.
Menurut Budi, penyidik menduga terdapat konflik kepentingan atas pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Hal itu turut didalami saat penyidik memeriksa Rustian dan beberapa pejabat di BNPB.
"Diduga ada conflict of interest atau benturan kepentingan antara pihak-pihak di lingkungan BNPB dengan pihak swasta yang mengerjakan proyek-proyek atau PBJ di BNPB," jelasnya.
KPK Tetapkan 5 Orang sebagai Tersangka
Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK di Jakarta pada Selasa (13/10). Dalam operasi tersebut, sebanyak 15 orang diamankan untuk diperiksa terkait dugaan korupsi penggunaan DSP di lingkungan BNPB.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022