Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 22.33 WIB

Siapkan 70 Ribu Personel Polisi Khusus Kehutanan, 586 Orang sudah Dilantik 

Kabaharkam Komjen Herry Heryawan saat masih bertugas sebagai Kapolda Riau. (Istimewa) - Image

Kabaharkam Komjen Herry Heryawan saat masih bertugas sebagai Kapolda Riau. (Istimewa)

JawaPos.com - Polri menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan 70 ribu personel polisi khusus kehutanan. Langkah itu dimulai dengan selesainya pendidikan dan pelatihan polisi khusus kehutanan berjumlah 586 orang pada Jumat (16/10). 

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Herry Heryawan memimpin langsung Upacara Pelantikan Polisi Khusus Kehutanan Tahun Anggaran 2026. Dia menyampaikan bahwa Polri akan membantu pemerintah memperkuat perlindungan hutan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

”Sebagai tindak lanjut, hari ini kita telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel,” ucap dia. 

Ratusan polisi khusus kehutanan itu menjalani pendidikan di Pusat Pendidikan Pembinaan Masyarakat (Pusdik Binmas) Lemdiklat Polri. Mereka melakoni pendidikan itu untuk meningkatkan kemampuan negara dalam mengamankan kawasan hutan, mencegah karhutla, dan menjaga kelestarian hutan.

Menurut Herry, pendidikan yang diselenggarakan oleh Polri tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel, melainkan juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan integritas aparat yang bertanggung jawab terhadap perlindungan lingkungan.

Herry mengingatkan bahwa tugas menjaga hutan bukan pekerjaan mudah. Karena itu, personel polisi khusus kehutanan harus memiliki ketegasan dalam menghadapi berbagai bentuk pelanggaran, termasuk aktivitas yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

”Jangan pernah mau berkompromi dengan para perusak lingkungan, dan jangan sekali-kali menyalahgunakan wewenang yang telah dipercayakan oleh negara,” ujarnya.

Jenderal bintang tiga Polri itu memastikan, saat ini 586 personel tersebut sudah memiliki kemampuan deteksi dini, pemolisian masyarakat, pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli, juga penanganan awal tempat kejadian perkara. 

Kemampuan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan kawasan hutan, mengidentifikasi potensi gangguan keamanan lingkungan, serta meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanganan karhutla.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore