
Pernyataan resmi pihak Jepang terhadap penghentian bantuan operasi penanganan karhutla di Indonesia. (Kementerian Pertahanan Jepang)
JawaPos.com - Keputusan pemerintah Indonesia memulangkan pasukan Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF), yang membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan memicu kontroversi.
Sebab, di lapangan terlihat jelas bahwa karhutla belum sepenuhnya padam dan kekhawatiran atas kabut asap lintas batas negara makin besar.
Publik pun mempertanyakan alasan pemerintah menghentikan bantuan dari Jepang serta sejauh mana kesiapan Indonesia menangani karhutla secara mandiri.
Polemik ini mencuat setelah Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan penghentian misi bantuan darurat pada 29 September 2026.
Padahal, operasi yang melibatkan helikopter angkut CH-47 milik JSDF tersebut baru dimulai pada 28 Agustus 2026.
Dalam keterangan resminya, pemerintah Jepang menyebut keputusan itu diambil setelah berkomunikasi dengan Pemerintah Indonesia.
Jakarta dikabarkan menyampaikan bahwa bantuan pasukan Jepang telah berkontribusi mencegah meluasnya api dan Indonesia kini mampu melanjutkan penanganan kebakaran sendiri.
Namun, alasan tersebut justru memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika kondisi karhutla memang sudah terkendali, bagaimana perkembangan titik api dan kualitas udara di wilayah terdampak?
Sebaliknya, jika kebakaran masih membutuhkan penanganan intensif, apa pertimbangan pemerintah mengakhiri bantuan asing?
Pertanyaan tersebut menjadi semakin sensitif karena kabut asap karhutla berpotensi melintasi perbatasan dan berdampak pada negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Lens vs Sporting Lisbon di Liga Champions: Kedua Tim Incar Kemenangan Beruntun
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Al Sadd vs Al Hilal: The Blue Waves Siap Menang Tipis di Doha
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Lille: Gabriel Magalhaes Tetap Andalan Lini Belakang The Gunners

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022