Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Oktober 2026 | 21.25 WIB

Kembali ke Tanah Air, Berlian Banjarmasin dan Pedang Sikin Panjang Jadi Simbol Kedaulatan

Berlian Banjarmasin yang berhasil direpatriasi dari Belanda (Rijsk Museum) - Image

Berlian Banjarmasin yang berhasil direpatriasi dari Belanda (Rijsk Museum)

JawaPos.com - Berlian Banjarmasin dan pedang Sikin Panjang menjadi salah dua benda bersejarah Indonesia yang dipastikan kembali dari Belanda melalui kesepakatan repatriasi. Keduanya menyimpan jejak sejarah kolonial, mulai dari pusaka Kesultanan Banjarmasin yang dirampas hingga senjata tradisional Aceh yang berkaitan dengan perlawanan terhadap kolonialisme.

Pengembalian kedua benda tersebut menjadi bagian dari kesepakatan repatriasi 20 benda budaya bersejarah Indonesia yang ditandatangani Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda Rianne Letschert di Indonesia House Amsterdam, Jumat (9/10). 

Kesepakatan itu merupakan bagian dari upaya pemulihan benda-benda budaya Indonesia yang diambil secara tidak sukarela dalam konteks kolonial.

Mari mengenal lebih lanjut dua benda bersejarah tersebut. 

Berlian Banjarmasin, Pusaka Kesultanan yang Dirampas

Berlian Banjarmasin merupakan batu permata yang dulunya dimiliki Panembahan Adam, Sultan Banjarmasin di Kalimantan. Berdasarkan keterangan Rijksmuseum, berlian tersebut termasuk pusaka negara yang menjadi simbol kedaulatan sultan.

Sejarah berlian ini berkaitan dengan intervensi Belanda dalam perebutan takhta Kesultanan Banjarmasin. Pada 1859, pasukan Belanda merebut kendali wilayah tersebut secara paksa dan menghapuskan kesultanan.

Berlian yang masih berbentuk mentah kemudian dikirim ke Belanda. Batu permata itu selanjutnya dipotong menjadi bentuk persegi panjang dengan berat 36 karat, berdasarkan keterangan Rijksmuseum.

Dalam kesepakatan repatriasi terbaru, berlian Banjarmasin tercatat sebagai satu dari 20 benda budaya yang akan dikembalikan kepada Indonesia. Dokumen Kementerian Kebudayaan menyebut berlian tersebut memiliki berat sekitar 38 karat dan selama ini disimpan di Rijksmuseum.

Pedang Sikin Panjang, Jejak Sejarah Perlawanan Aceh

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore