Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 02.20 WIB

Pengurus BEM UI Diserang OTK di Tebet, Kampus Janjikan Pendampingan Hukum dan Medis

Ilustrasi kekerasan - Image

Ilustrasi kekerasan

JawaPos.com - Koordinator Bidang Sosial Politik (Korbid Sospol) BEM UI Hafidz Hernanda menjadi korban penganiayaan dan perampokan oleh orang tidak dikenal (OTK). Kejadian itu terjadi di kawasan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan pada Minggu (4/10) sekitar pukul 23.50 WIB.

Korban ditendang dari sepeda motor, dipukuli, serta diancam sebelum barang berharganya dirampas. Pihak Universitas Indonesia (UI) menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan serta pemulihan korban. 

Pihak rektorat menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi. "UI mempercayakan pengungkapan fakta peristiwa ini kepada aparat penegak hukum dan akan terus mengawal prosesnya. UI berharap proses tersebut berjalan cepat, profesional, dan tuntas," ujar Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro pada Senin (5/10).

Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, UI memberikan pendampingan dalam tiga aspek. Pertama, pendampingan pengobatan hingga proses pemulihan. Kedua, pendampingan dalam proses pelaporan dan penanganan perkara kepada kepolisian. 

"Ketiga, pendampingan konsultasi hukum untuk memastikan hak-hak mahasiswa terlindungi selama proses berlangsung," katanya.

Erwin menambahkan bahwa kampus berkomitmen penuh menjaga rasa aman seluruh sivitas akademika dalam menjalankan aktivitas akademik, kegiatan kemahasiswaan, hingga kebebasan menyampaikan pendapat.

Kronologi Penyerangan dan Temuan Barang Bukti

Aksi kekerasan ini terjadi sekitar lima meter dari lokasi kedai Sushimate Tebet. Pelaku menghentikan laju motor korban dengan cara menendang hingga jatuh, lalu melayangkan pukulan berulang kali. 

Di tengah aksi penyerangan tersebut, pelaku sempat mengancam akan membunuh korban sebelum merampas tas dan ponsel milik Hafidz. Anehnya, pelaku meninggalkan sebuah tas di lokasi kejadian yang berisi sejumlah barang mencurigakan. 

Barang-barang yang tertinggal di TKP tersebut meliputi sarung tangan latex, lakban, sandal, kain sarung atau slayer, kacamata lensa oranye, serta peci.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore