
Diskusi Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) dan Kepala Suku Adat Papua yang juga Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol. (Istimewa)
JawaPos.com - Kelompok masyarakat di Papua mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah nyata untuk menghentikan kekerasan serta memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sipil di Papua Pegunungan. Selama konflik masih terus terjadi, banyak hal sendi kehidupan masyarakat yang terabaikan.
Pernyataan itu disampaikan Papua Muda Progresif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai dari akademisi, tokoh agama, tokoh adat, anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), legislatif, pegiat HAM, pemuda, mahasiswa, hingga unsur TNI dan Polri.
Ketua Papua Muda Progresif Yops Alegen Itlay menilai persoalan konflik di Papua perlu dibicarakan secara terbuka. Menurutnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan agar dapat ditemukan jalan keluar yang dapat diterima oleh berbagai pihak.
“Konflik yang terjadi di Papua ini harus dibicarakan. Terutama pemerintah harus bicara, agar bisa mencari jalan keluar damai. Jangan kita biarkan konflik ini terus terjadi, tetapi tidak ada yang bicara,” kata Yops kepada wartawan Minggu (27/9).
Dia mengatakan situasi keamanan telah menimbulkan keresahan, baik bagi masyarakat asli Papua maupun warga non-Papua. Karena itu, dialog dinilai menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan berbagai pandangan sekaligus membahas langkah penyelesaian konflik.
“Tidak ada pemerintah bicara bagaimana mencari jalan keluar atau solusi yang terbaik agar konflik ini berakhir. Itu yang kita harapkan,” tegasnya.
Tiga Rekomendasi Papua Muda Progresif
Papua Muda Progresif menghasilkan tiga rekomendasi. Rekomendasi pertama ditujukan kepada DPR Papua Pegunungan/DPRD dan MPR agar menyusun regulasi daerah yang dapat memperkuat perlindungan hak masyarakat sipil dan masyarakat adat.
Rekomendasi kedua ditujukan kepada unsur eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Ketiga unsur tersebut didorong membuka ruang dialog yang melibatkan tokoh adat, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022