Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2026 | 05.24 WIB

Pilih Hidup Damai Empat Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senpi dan Kembali ke Masyarakat

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto (kiri) menerima senjata api yang diserahakan oleh anggota OPM Puncak Jaya yang memilih meninggalkan jalan kekerasan dan kembali ke tengah masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (26/9/2026). (ANTARA/HO- Koops TNI Habema) - Image

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto (kiri) menerima senjata api yang diserahakan oleh anggota OPM Puncak Jaya yang memilih meninggalkan jalan kekerasan dan kembali ke tengah masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (26/9/2026). (ANTARA/HO- Koops TNI Habema)

JawaPos.com - Empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah memilih meninggalkan jalan kekerasan dan kembali menjalani kehidupan penuh kedamaian bersama masyarakat.

Komitmen itu ditandai dengan dengan penyerahan empat pucuk senjata api kepada Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema Brigjen TNI Riyanto dalam upacara reintegrasi nasional di halaman Makodim 1714/Puncak Jaya.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto , menyampaikan penghargaan atas keberanian empat orang anggota OPM yang mengambil keputusan untuk kembali bersama masyarakat.

“Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik. Hari ini bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Hari ini adalah tentang memilih masa depan,” ujarnya, dilansir dari Antara, Sabtu (26/9).

Ia mengatakan penyerahan senjata itu bukanlah akhir dari proses. Tahapan yang lebih penting justru dimulai setelah mereka kembali, yaitu bagaimana keluarga dan masyarakat menerima, pemerintah memberikan pendampingan, serta seluruh pihak membantu mereka menjalani kehidupan secara normal dan bermartabat.

“Senjata yang diserahkan hari ini menjadi tanda bahwa satu jalan lama telah ditinggalkan. Setelah ini mari kembali kepada keluarga, membangun kampung, berkebun, bekerja, beribadah, dan bersama-sama menjaga masa depan anak-anak Papua. Jalan damai selalu terbuka bagi saudara-saudara kita yang ingin kembali,” tegas Pangkoops.

Ia menegaskan bahwa reintegrasi membutuhkan kerja bersama pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan terutama keluarga. Keamanan yang tercipta harus dilanjutkan dengan kehidupan sosial yang kembali normal, pelayanan masyarakat yang berjalan, serta tumbuhnya kepercayaan di tengah masyarakat.

Penyerahan empat pucuk senjata kepada Pangkoops TNI Habema bukan sekadar penyerahan materiil. Yang lebih penting adalah keputusan empat orang untuk meninggalkan kekerasan dan membuka lembaran kehidupan baru bersama keluarga dan masyarakat.

Keempatnya orang tersebut adalah Bongkar Tabuni dan Lipar Tabuni dari OPM Kodap X/Tolikara serta Bejo Tabuni dan Kopitua Tabuni dari OPM Kodap XXVIII/Yambi. Kopitua Tabuni diketahui menjabat sebagai Koordinator Lapangan (Danops Wil) OPM Kodap XXVIII/Yambi.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore