Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2026 | 06.10 WIB

Deretan 11 Gunung Api Aktif Indonesia yang Erupsi di 2026, 5 Siaga dan 6 Waspada

Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi letusan sekitar 900 meter di atas puncak pada Rabu (7/1/2026) pagi. (ANTARA/PVMBG) - Image

Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi letusan sekitar 900 meter di atas puncak pada Rabu (7/1/2026) pagi. (ANTARA/PVMBG)

JawaPos.com - Gunung Anak Krakatau menambah panjang daftar gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi sepanjang tahun 2026.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, hingga awal September, ada 11 gunung api di Indonesia yang erupsi. 

Kesebelas gunung tersebut tersebar dari wilayah barat sampai daerah timur Indonesia.

Sampai saat ini, sebanyak 5 gunung berstatus siaga atau level III dan 6 gunung waspada atau level II.

”Data Badan Geologi selama tahun 2026 tercatat sebelas gunung api aktif mengalami erupsi,” tulis Badan Geologi pada akun media sosial resminya dikutip pada Selasa (8/9).

11 gunung api itu ada yang mengalami erupsi hanya sekali, namun, ada pula yang erupsi hingga ribuan kali. Berikut rinciannya:

Gunung Api Berstatus Waspada (Level II)

  1. Gunung Ili Lewotolok di Lembata, Nusa Teggara Timur, erupsi 24.442 kali.
  2. Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, erupsi 25.556 kali.
  3. Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi 8.216 kali.
  4. Gunung Marapi di Tanah Datar, Sumatera Barat, erupsi 51 kali.
  5. Gunung Dempo di Pagar Alam Sumatera Selatan, erupsi 3 kali. 
  6. Gunung Karangetang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, erupsi 1 kali.

Gunung Api Berstatus Siaga (Level III)

  1. Gunung Anak Krakatau di selat Sunda, erupsi 243 kali.
  2. Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, erupsi 790 kali.
  3. Gunung Semeru di Jawa Timur, erupsi 20.326 kali.
  4. Gunung Merapi di DIY-Jateng, erupsi 115 kali dengan awan panas.
  5. Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara, erupsi 2 kali.

”Mitigasi dan monitoring terus diupayakan oleh Badan Geologi secara berkelanjutan untuk mengurangi potensi bahaya dari erupsi gunungapi di Indonesia,” lanjut Badan Geologi.

Berdasar data terkini, aktivitas Gunung Anak Krakatau hari ini (8/9), terjadi erupsi sebanyak 6 kali dengan pola letusan ringan yang terjadi secara berkala.

Dengan kondisi tersebut, potensi hujan abu vulkanik masih perlu diwaspadai untuk beberapa waktu ke depan.

”Dengan arah sebaran yang dapat berubah mengikuti kondisi angin,” jelas Badan Geologi.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore