
Mendagri Tito Karnavian. (Istimewa).
JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerah yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH).
Kebijakan tersebut dapat diterapkan hingga 100 persen apabila situasi di wilayah masing-masing dinilai membahayakan kesehatan dan keamanan.
Pemerintah pusat, kata Tito, terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Komunikasi dilakukan dengan sejumlah provinsi, di antaranya Banten, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sumatera Selatan.
“Jadi kami selalu melakukan komunikasi tingkat provinsi dulu ya, untuk Provinsi Banten kemudian Provinsi Lampung, kemudian Provinsi Jawa Barat, DKI, dan Provinsi Sumatera Selatan,” kata Tito dalam konferensi pers daring, Minggu (6/9).
Tito menjelaskan, pemerintah kabupaten dan kota memiliki kewenangan untuk menyesuaikan aktivitas pemerintahan maupun pelayanan publik sesuai kondisi di lapangan.
Langkah tersebut dapat diambil apabila dampak erupsi mulai mengancam kesehatan ataupun keselamatan masyarakat.
“Kalau memang ada potensi yang akan berpengaruh berbahaya untuk kesehatan, untuk keamanan, maka sektor layanan publik termasuk juga kegiatan masyarakat termasuk juga proses belajar mengajar dapat dilakukan respons, misalnya mengalihkan atau untuk mengurangi dampak kesehatan maupun dampak keamanannya,” ucapnya.
Menurut Tito, penyesuaian tidak hanya terbatas pada pola kerja ASN. Pemerintah daerah juga dapat mengambil langkah terhadap sistem transportasi, aktivitas di jalan, hingga pelayanan publik lainnya apabila kondisi berkembang menjadi keadaan darurat.
“Termasuk juga kalau suatu pemerintah kabupaten/kota melihat bahwa aspek kesehatan dan aspek keamanan di daerah itu bagi masyarakat termasuk bagi ASN, Aparatur Sipil Negara bisa terganggu, maka dapat dilakukan work from home,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
