Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 21.31 WIB

Bandara Soekarno-Hatta Perpanjang Penutupan Hingga Sore, Imbas Erupsi Anak Krakatau

Petugas membagikan makanan ringan dan minuma kepada calon penumpang pesawat yang terdampak pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (06/09/2026). - Image

Petugas membagikan makanan ringan dan minuma kepada calon penumpang pesawat yang terdampak pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (06/09/2026).

JawaPos.com - Penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari ini, Minggu (6/9) kembali diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB.

Kondisi itu tidak lepas dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih menyebar dan membahayakan keselamatan penerbangan.

Keputusan perpanjangan ini tertuang dalam NOTAM A3348/26 (NOTAMR A3346/26) yang diterbitkan AirNav Indonesia.

Langkah ini menggantikan NOTAM sebelumnya yang sempat memproyeksikan bandara dapat beroperasi kembali pada pukul 13.30 WIB.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro menegaskan, pemantauan ruang udara terus dilakukan secara intensif melalui Indonesia Network Management Center (INMC).

"AirNav Indonesia terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk mendukung keselamatan penerbangan," tegas Hermana, Minggu (6/9).

Dampak perpanjangan Aerodrome Closed ini terasa signifikan pada lalu lintas udara nasional maupun internasional.

"AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu," ungkapnya.

Ratusan Perjalanan Udara Terganggu

Sebelumnya diberitakan, Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan mencatat, ratusan jadwal penerbangan terganggu sejak Minggu dini hari hingga siang.

"Berdasarkan data penerbangan pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 13.30 WIB, terdapat 301 penerbangan terdampak," ujar Yudistiawan.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore