
Iluatrasi Gunung Krakatau. (forbes.com)
JawaPos.com - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berisiko memicu peradangan paru-paru hingga penyakit silikosis akibat kandungan pecahan kaca silika mikroskopis dan senyawa asam korosif.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai bahaya fisik dan kimiawi dari material erupsi tersebut.
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) sekaligus Eks Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr. Daryono menjelaskan, partikel abu vulkanik pada dasarnya merupakan pecahan kaca silika dan batuan berukuran mikroskopis di bawah dua milimeter atau kurang dari 2.000 mikron.
"Berbeda dari debu biasa yang lunak dan mudah disaring, partikel abu vulkanik merupakan pecahan kaca silika dan batuan berukuran mikroskopis (kurang dari 2 mm)," ujar Daryono, Minggu (6/9).
Ukuran yang sangat halus tersebut memungkinkan abu menembus sistem penyaringan alami di hidung, lalu meluncur langsung menuju saluran pernapasan bagian dalam hingga ke alveolus paru-paru.
Kandungan Kimiawi Korosif yang Memicu Peradangan
Secara kimiawi, partikel abu vulkanik diselimuti oleh senyawa asam seperti asam sulfat dan asam klorida, serta mengandung berbagai logam berat dan mineral.
Ketika dihirup atau menempel pada jaringan tubuh yang basah, kandungan asam ini bereaksi secara agresif. Kondisi tersebut memicu peradangan pada saluran pernapasan, iritasi parah, rasa terbakar pada mata, hingga gangguan pada kulit.
"Dampaknya tidak hanya memicu peradangan pada saluran pernapasan, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi parah, rasa terbakar pada mata, serta gangguan pada kulit," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
