Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 September 2026 | 18.37 WIB

Misteri Dentuman di Langit Bandung Terjawab, Berikut Penjelasan Badan Geologi ESDM

Gunung Anak Krakatau di Lampung meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi 250 meter di atas puncak, Senin (24/8/2026) pagi. (ANTARA/HO-Badan Geolog) - Image

Gunung Anak Krakatau di Lampung meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi 250 meter di atas puncak, Senin (24/8/2026) pagi. (ANTARA/HO-Badan Geolog)

JawaPos.com - Misteri dentuman misterius di langit Bandung, Jawa Barat (Jabar) menemukan titik terang. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa sumber suara tersebut adalah erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.

Kepala Badan Geologi Lana Saria menyampaikan hal itu dalam keterangan resminya pada Sabtu (5/9). Dia menyampaikan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.07 WIB sampai Sabtu (5/9) pagi.

Menurut Lana, seri erupsi tipe strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik masih terus berlangsung sampai pukul 04.40 WIB Sabtu (5/9) pagi tadi. Erupsi tersebut disertai dengan gemuruh kencang yang terdengar dari Pos Pantau Gunung Anak Krakatau.

”Suara dentuman dan getaran yang dilaporkan masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat, Banten, dan Lampung diduga berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan,” kata Lana.

Menurut dia, erupsi menerus dalam durasi beberapa jam yang berasosiasi dengan erupsi lava air mancur adalah fenomena umum yang sering terjadi. Berdasar hasil evaluasi hingga saat ini, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pascaerupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil.

”Tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami. Meskipun demikian, perkembangan aktivitas dan perubahan morfologinya tetap dipantau secara intensif,” ujaranya.

Sumber Dentuman Sempat Dicari Tahu oleh BMKG

Saat dikonfirmasi Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menyampaikan bahwa sejauh ini instansinya masih mendalami dentuman misterius tersebut. Yang pasti, dentuman itu tidak menunjukkan indikasi terjadinya gempa bumi maupun aktivitas petir.

”Kita masih dalami juga, suara dentuman yang dilaporkan tersebut tidak menunjukkan indikasi sebagai kejadian gempa bumi maupun aktivitas petir,” imbuhnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore