
Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Pariwisata menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional pada 2027. Penguatan program juga diarahkan agar manfaat pembangunan pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai daerah.
Rencana tersebut menjadi bagian dari pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pariwisata untuk Tahun Anggaran 2027 bersama Komisi VII DPR RI.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, penyusunan anggaran tidak hanya berorientasi pada besarnya dana yang tersedia. Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan anggaran negara diterjemahkan ke dalam program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
“Pembahasan anggaran bukan semata-mata mengenai besaran anggaran, tetapi mengenai bagaimana setiap rupiah uang negara diterjemahkan menjadi program kerja yang tepat sasaran, dilaksanakan secara akuntabel, serta diawasi bersama agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Widiyanti Putri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8).
Ia menjelaskan, Kementerian Pariwisata mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp1.509.057.247.000 atau sekitar Rp1,51 triliun pada 2027. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pencapaian indikator kinerja utama sekaligus menangani berbagai persoalan strategis dalam pengembangan sektor pariwisata.
Pemerintah juga berupaya mempertahankan program yang sudah berjalan sembari meningkatkan dukungan terhadap kegiatan yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat. Salah satunya terlihat dari kenaikan anggaran Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur dari Rp 39,43 miliar menjadi Rp 48,54 miliar.
Selain itu, alokasi untuk Deputi Bidang Industri dan Investasi turut meningkat dari Rp 21,69 miliar menjadi Rp 26,33 miliar. Selain itu, anggaran tugas pembantuan juga naik dari Rp 17,86 miliar menjadi Rp 19,76 miliar yang ditujukan untuk memperkuat pemerataan pembangunan pariwisata di seluruh provinsi.
Sejumlah program unggulan turut menjadi perhatian pada 2027. Program tersebut mencakup Peningkatan Keselamatan Berwisata, Desa Wisata, Pariwisata Berkualitas, Event by Indonesia, hingga Tourism 5.0.
Di sektor destinasi, lanjut Widiyanti, pemerintah menargetkan peningkatan bantuan untuk pembangunan amenitas dan aksesibilitas. Jumlah unit yang memperoleh dukungan ditargetkan naik dari 92 unit pada 2026 menjadi 150 unit pada 2027. Sementara itu, program peningkatan keselamatan berwisata direncanakan berlangsung di 24 lokasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
