
Yenny Wahid Ingatkan NU jangan sampai terpecah gara-gara Pemilihan Ketum PBNU. (Dony/Jawapos.com)
JawaPos.com - Dinamika dan perbedaan pilihan menjelang pemilihan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mendapat perhatian Yenny Wahid. Putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu mengingatkan agar persaingan tidak berubah menjadi konflik yang mengancam persatuan NU.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang bukan sekadar agenda memilih Ketua Umum PBNU. Menurut salah satu Putri Gusdur tersebut Muktamar kali ini juga menjadi penanda perjalanan NU memasuki abad kedua.
Di tengah dinamika dan perbedaan pilihan yang mengiringi proses Muktamar, Yenny Wahid mengingatkan satu hal penting: NU jangan sampai terpecah hanya karena perebutan kepemimpinan.
Yenny meminta seluruh muktamirin, kandidat Ketua Umum PBNU, hingga tim sukses untuk kembali mengingat tujuan utama berdirinya NU.
Menurutnya, siapa pun yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU maupun mekanisme yang digunakan dalam pemilihan bukanlah persoalan utama.
“Mau memakai Ahwa atau pemilihan langsung, itu bukan prinsip yang paling pertama,” ujar Yenny di Muktamar Ke 35 NU Tambakberas - Jombang, Sabtu (29/8).
Bagi Yenny, mekanisme pemilihan pada dasarnya hanyalah alat untuk membawa kapal besar NU mencapai tujuan yang telah diwariskan para pendirinya.
Tujuan tersebut, kata dia, adalah menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, memperjuangkan kepentingan umat, serta menjaga keutuhan bangsa dan negara.
“Perkara siapa pun yang terpilih jadi ketua umum itu hanya alat saja, apalagi mekanisme pemilihannya,” katanya.
NU dinilai Yenny semakin progresif dengan pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan Muktamar ke-35.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022