
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (23/8) malam. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (23/8) malam. Pertemuan tersebut membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta perkembangan penanggulangan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang hadir dalam rapat tersebut menyebut sejumlah menteri, pimpinan lembaga, serta jajaran petinggi TNI turut mengikuti pertemuan.
“Presiden Prabowo Subianto memanggil beberapa menteri dan pejabat terkait untuk membahas beberapa isu strategis,” kata Teddy melalui unggahan Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu (23/8) malam.
Menurut Teddy, salah satu agenda pembahasan adalah evaluasi pelaksanaan instruksi Presiden terkait penanganan bencana di NTT. Prabowo juga meminta laporan mengenai perkembangan distribusi bantuan pemerintah kepada masyarakat terdampak.
Sejumlah pimpinan TNI yang hadir antara lain Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal M Tonny Harjono.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo turut mengevaluasi tindak lanjut dukungan pemerintah untuk wilayah Kalimantan dan NTT, terutama bantuan yang dikirim melalui jalur udara.
“Pada sesi pertemuan terakhir bersama panglima TNI dan kepala staf angkatan, presiden membahas tindak lanjut instruksi presiden mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk didistribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara,” ujar Teddy.
Dalam memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan, pemerintah menambah 17 pesawat water bombing. Selain itu, sebanyak 1.500 personel tambahan bersama perlengkapan perorangan dikerahkan untuk membantu proses penanganan kebakaran.
Pemerintah juga mengirimkan 200 pompa beserta pipa untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran di bawah permukaan lahan gambut. Sementara untuk NTT, dukungan diarahkan pada proses rekonstruksi serta penanganan kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
"Serta apresiasi terhadap gerak cepat personel TNI-Polri di berbagai sektor dan wilayah seluruh Indonesia," jelas Teddy.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022