
Relawan PNM tengah menyiapkan pasokan manakan bagi korban gempa NTT di Posko PNM Peduli. (Istimewa).
JawaPos.com — Bagi warga yang masih bertahan di pengungsian setelah gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan sehari-hari menjadi hal yang tidak bisa ditunda.
Melihat kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui PNM Peduli terus bergerak. Setelah memastikan kondisi karyawan dan memetakan nasabah serta masyarakat terdampak, PNM mulai menjangkau titik-titik pengungsian untuk menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8) turut berdampak pada 47 unit kerja PNM di wilayah Flores. Hingga proses pemantauan dilakukan, sebanyak 792 karyawan PNM telah berhasil dikonfirmasi kondisinya. Koordinasi dengan jaringan PNM di daerah terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi masyarakat, nasabah, dan Insan PNM yang terdampak.
Respons tersebut diperkuat dengan mengaktifkan tim RESPATI untuk melakukan kajian cepat di sejumlah wilayah. Pada Minggu (16/8), tim mulai bergerak membawa kebutuhan awal berupa makanan instan dan obat-obatan.
Dari pemetaan di lapangan, kebutuhan masyarakat ternyata tidak hanya berkaitan dengan pangan. Kelompok rentan di pengungsian juga membutuhkan susu dan popok bayi, pembalut, serta perlengkapan kebersihan. PNM turut menyesuaikan bantuan agar lebih dekat dengan kebutuhan tersebut.
Pada Senin (17/8), sebanyak 147 paket bantuan senilai Rp144 juta diberangkatkan dan menjangkau 1.347 penerima manfaat di delapan titik pengungsian dan wilayah terdampak.
“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat dapat berubah dengan cepat. Karena itu, PNM Peduli tidak hanya berfokus pada pengiriman bantuan, tetapi terlebih dahulu melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kami berharap bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan Insan PNM yang terdampak,” ujar Made Dwantara Wijaya, Pemimpin PNM Cabang Denpasar.
Pada hari Selasa (18/8) tim RESPATI dan tim PNM Cabang Denpasar melakukan distribusi bantuan ke wilayak Alok Timur dan mendistribusikan bantuan berupa sembako dan peralatan kebersihan dan Kesehatan pribadi senilai Rp. 15 juta. Bantuan tersebut kemudian terus bergerak.
Pada Rabu (19/8), tim PNM Cabang Denpasar bersama tim RESPATI dan PNM Peduli kembali menjangkau tiga titik pengungsian di Sambi Rampas dan sekitarnya, yakni Posko Golosita, Posko Wangkung, dan Posko Kecamatan Sambi Rampas.
Sedikitnya 1.101 jiwa pengungsi menerima bantuan berupa air mineral, beras, mi instan, telur, sarden, roti, minyak goreng, dan susu. Di Posko Golosita, sebanyak 158 pengungsi yang mayoritas merupakan nasabah PNM Mekaar turut menerima bantuan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022