
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat memberikan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di NTT. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam menghadapi bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung Kapolri ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.
Respons Polri tersebut mendapat apresiasi dari analis politik dan hukum senior Boni Hargens. Pria kelahiran Manggarai, NTT, itu menilai kehadiran langsung Kapolri di tengah warga yang terdampak bencana mencerminkan kepedulian dan komitmen kemanusiaan Polri.
Menurut Boni, keterlibatan aparat secara langsung memiliki arti penting, terutama ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat. Selain membantu proses penanganan bencana, langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
"Kapolri dan jajarannya selalu hadir terdepan dalam membantu masyarakat yang terkena bencana alam. Bantuan untuk korban gempa bumi di Flores ini juga sering dilakukan Kapolri dan jajarannya dalam bencana di daerah lain sebelumnya seperti banjir bandang yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu," kata Boni Hargens kepada wartawan, Rabu (19/8).
Boni mengatakan, kehadiran Kapolri di lokasi bencana juga memberikan pengaruh positif terhadap persepsi publik terhadap Polri. Menurut dia, tindakan nyata yang dilakukan aparat ketika masyarakat menghadapi krisis akan lebih efektif dalam membangun kepercayaan dibandingkan sekadar penyampaian komitmen.
Ia juga melihat penanganan gempa di NTT sejalan dengan semangat Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu aspek yang dinilai tercermin adalah perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Boni menambahkan, keterlibatan Polri dalam penanganan bencana menunjukkan bahwa fungsi kepolisian tidak berhenti pada aspek keamanan dan penegakan hukum. Kehadiran aparat dalam situasi kebencanaan menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pola tersebut sebelumnya juga terlihat dalam respons terhadap bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera. Konsistensi kehadiran aparat dalam berbagai situasi darurat dinilai dapat memperkuat peran Polri sebagai institusi yang dekat dengan masyarakat.
Di sisi lain, penanganan bencana membutuhkan kerja bersama berbagai pihak. Sinergi antara Polri, TNI, BNPB, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya dinilai penting agar proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga pemulihan masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022