Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 06.27 WIB

Polisi Tangkap 2 Orang yang Bawa Sajam saat Demo Mahasiswa, BEM UI Bantah Anggotanya

Sebanyak 1.000 mahasiswa dari BEM UI dan aliansi mahasiswa lainnya kembali dicegat di depan Gedung UOB, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

 

JawaPos.com - Polisi menangkap dua pelaku yang diduga membawa senjata tajam dalam aksi demonstrasi BEM UI di Jalan MH. Thamrin, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Salah satu pelaku kedapatan membawa golok di dalam mobil ambulans.

"Bahwa yang membawa pisau ini salah satu oknum mahasiswa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (18/8).

Adapun yang membawa golok, Budi menyatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap ambulans yang melintas di kawasan lokasi demonstrasi.

"Digeledah ternyata ada golok di sisi pengemudi ambulans," ucapnya.

Namun begitu, ia mengatakan masih akan melakukan pendalaman terhadap dua pelaku yang membawa senjata tajam tersebut, untuk mengetahui motif membawa senjata tajam di lokasi aksi.

Terkait hal ini, Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra menyatakan bahwa dua orang yang ditangkap polisi karena membawa senjata tajam dalam aksi demonstrasi sore tadi bukan mahasiswa UI.

Hal itu terbukti dengan keberadaan seluruh mahasiswa UI yang ikut demonstrasi pulang dengan aman secara bersama-sama sekitar pukul 18.00 WIB.

"Mahasiswa UI tidak ada yang membawa hal-hal yang berbahaya termasuk senjata," kata Fatimah saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (18/8).

Hingga saat ini, mahasiswa Fakultas Kedokteran UI itu mengaku tak menerima laporan ada massa dari mahasiswa UI yang ditangkap polisi saat demonstrasi berlangsung di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat.

"Report-nya so far semua mahasiswa UI pulang dengan aman," ungkapnya.

Fatimah juga membantah bahwa sopir ambulans yang ditangkap polisi lantaran diklaim membawa senjata tajam berupa golok juga dari elemen UI.

"Karena saya sudah cek ambulans-ambulans yang milik kami dan tidak ada senjata sama sekali, termasuk dari petugas medis yang kebetulan teman teman saya dari FKUI juga," tegasnya.

Ia menerangkan, ambulans yang beroperasi saat aksi demonstrasi tadi juga sudah dikoordinasikan dengan Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI).

"Yang rasanya tidak mungkin alumni memasukkan senjata," pungkas Fatimah.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore