
Seniman ludruk Kartolo dan Kartini di kediamannya di Jalan Kupang Jaya I, Surabaya. Keduanya menyampaikan Harapan untuk Kemerdekaan Berkarya. (Satrio Maheswara/JawaPos.com)
Sempat Berjaya di masanya, kesenian ludruk Surabaya kini berjuang menjaga eksistensi di tengah perubahan zaman, minimnya panggung, dan tantangan regenerasi.
JawaPos.com - "Saya dulu sehari bisa pindah panggung dua sampai tiga kali," tutur peludruk legendaris, Cak Kartolo, mengingat masa kejayaan ludruk yang membuat ia nyaris tak pernah sepi dari panggung pertunjukan.
Pada era 1970-an, ludruk menjadi salah satu hiburan utama masyarakat, khususnya di Surabaya dan Jawa Timur.
Penonton rela menyaksikan pentas ludruk semalam suntuk, sembari melepas lelah usai berjuang di kehidupannya masing-masing.
Tak ada bagian malam yang benar-benar hening, karena celetukan para peludruk dan gelak tawa penonton saling bersahutan sepanjang malam.
Namun, perkembangan teknologi mengubah selera hiburan masyarakat. Ludruk kini menghadapi dilema untuk menjaga eksistensinya: mempertahankan panggung lama atau mencari ruang dan panggung baru agar tetap relevan.
Pertanyaannya, sejauh mana ludruk mampu beradaptasi tanpa kehilangan jiwanya sebagai kesenian tradisional? Sudahkah ludruk benar-benar merdeka dalam berkarya?
Kartolo dan Ning Tini merupakan seniman ludruk paling senior di Surabaya saat ini. Nyaris tak ada penggemar kesenian ludruk yang tidak mengenal dua sosok ini.
Mereka paham betul bahwa kesenian ludruk sudah tak lagi seramai di masa jayanya dulu. Selera penikmat seni semakin dinamis, dan panggung-panggung seni modern terus bermunculan.
Baca Juga:174.791 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi HUT ke-81 RI, 3 Ribu Diantaranya Langsung Bebas
Maka pertanyaan besar keduanya adalah, masihkah pelaku seni tradisional punya ruang dan panggung untuk berkarya?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
