Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 04.19 WIB

APGI Apresiasi Langkah BGN Aktifkan 114 Dapur MBG di Wilayah Stunting dan 3T

Pembagian makan bergizi gratis (MBG) untuk kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD) di sebuah posyadu di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pembagian makan bergizi gratis (MBG) untuk kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD) di sebuah posyadu di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Langkah Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan 114 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada wilayah yang tinggi stunting dan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) mendapat sambutan positif.

Apresiasi salah satunya datang dari Ketua Umum Asosiasi Pangan Gizi Indonesia Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (APGI 3T & Terpencil), Herwil J. Harefa.

Menurut dia, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat upaya peningkatan gizi masyarakat, terutama di daerah yang masih menghadapi persoalan stunting.

Ia menilai, percepatan operasional dapur MBG di wilayah stunting menunjukkan arah kebijakan yang tepat, karena memprioritaskan kelompok rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. 

Selain itu, program juga difokuskan pada daerah dengan angka stunting tinggi serta kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, dan Nias.

"Langkah percepatan operasional 114 dapur MBG ini merupakan keputusan strategis yang patut diapresiasi. Ini bukan hanya soal program, tetapi tentang memastikan negara hadir secara nyata dalam menjawab persoalan gizi di wilayah-wilayah yang paling membutuhkan," kata Herwil kepada wartawan, Jumat (7/8).

Herwil mengingatkan, langkah tersebut perlu diimbangi dengan percepatan operasional dapur MBG lainnya yang telah selesai dibangun.

Berdasarkan catatan APGI 3T & Terpencil, masih terdapat sejumlah dapur SPPG di kawasan terpencil yang hingga kini belum berfungsi secara optimal.

"Kami memandang penting adanya percepatan lanjutan agar dapur-dapur MBG yang sudah terbangun, khususnya di wilayah 3T dan terpencil lainnya, dapat segera difungsikan. Jangan sampai infrastruktur yang sudah siap justru tertunda pemanfaatannya," tegasnya.

Ia menambahkan, pengoperasian seluruh dapur MBG diyakini akan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar.

Editor: Bayu Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore