Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 23.05 WIB

Polisi 3 Negara Jaga Perbatasan Hadapi Ancaman Kejahatan Transnasional

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko (kanan) Dan menyambut kedatangan delegasi AFP dan PNTL di Mapolda NTT pada Rabu (5/8). (Istimewa) - Image

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko (kanan) Dan menyambut kedatangan delegasi AFP dan PNTL di Mapolda NTT pada Rabu (5/8). (Istimewa)

JawaPos.com - Perbatasan negara tidak hanya dikawal para tentara, polisi pun demikian. Kehadiran polisi dalam mengamankan perbatasan negara untuk memastikan tidak adanya kejahatan transnasional atau kejahatan melintas batas negara. 

Pengamanan di perbatasan untuk menghadapi kejahatan lintas negara itu dilakukan oleh Polri melalui Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Australian Federal Police (AFP) dan Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL).

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mengatakan, tantangan keamanan di wilayah perbatasan tidak dapat dihadapi sendiri. Kolaborasi menjadi kunci, terutama dalam pengawasan wilayah perbatasan, pertukaran informasi intelijen, serta penanganan kejahatan transnasional. 

"Posisi strategis NTT menuntut kerja sama yang semakin erat agar keamanan kawasan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh perlindungan yang maksimal,” ujar Irjen Pol Rudi Darmoko pada Jumat (7/8).

Adapun ketiga institusi polisi itu bertemu di Kupang pada Rabu (5/8). Delegasi AFP yang dipimpin Federal Agent Chad Aston bersama Judy Goldsmith, Sarah Hammond, dan Dalia Das Regas. Untuk delegasi PNTL dipimpin Chief Superintendent Calisto Gonzaga bersama Boavida Ribeiro, Eugenio Pereira, dan Esterlita Gama Soares. 

Kehadiran kedua delegasi tersebut semakin mempertegas komitmen bersama dalam memperkuat keamanan kawasan melalui kolaborasi internasional.

Sebagaimana diketahui, posisi geografis NTT berbatasan langsung dengan Timor-Leste serta berada pada jalur strategis menuju Australia. Kondisi itu mengharuskanpengamanan kawasan perbatasan sebagai tantangan yang tidak dapat dilakukan secara parsial. 

Oleh karena itu, kata Rudi, diperlukan sinergi yang semakin kuat agar berbagai potensi kejahatan lintas batas dapat dicegah sejak dini melalui kerja sama yang terkoordinasi.

Pertemuan itu dilanjutkan dengan rapat teknis oleh delegasi Polri, AFP, dan PNTL. Mereka membahas penguatan koordinasi, mekanisme pertukaran informasi intelijen, serta langkah operasional bersama dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara. 

Editor: Ilham Safutra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore