
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menjenguk para korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Semarang, Sabtu (1/8). (Istimewa)
JawaPos.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menjenguk para korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Semarang, Sabtu (1/8). Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi para korban sekaligus memantau langsung penanganan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.
Dalam kunjungannya, Sudaryono mendatangi sejumlah rumah sakit yang merawat korban, di antaranya RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum. Kunjungan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah menyusul insiden yang menimpa ratusan siswa dan guru di SMK Negeri 6 Semarang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Semarang melaporkan sebanyak 707 orang diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah pada Jumat (31/7/2026). Jumlah tersebut terdiri atas 693 siswa dan 14 guru.
Baca Juga:Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Para korban rata-rata mengalami gejala seperti pusing, mual, dan muntah setelah mengonsumsi makanan tersebut. Sebagian korban menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, sementara lainnya mendapat penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa tim investigasi saat ini masih terus bekerja untuk mendalami penyebab insiden tersebut. Investigasi dilakukan untuk memastikan sumber permasalahan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
"Tim investigasi masih bekerja untuk mendalami kasus ini. Kami ingin memastikan penyebabnya berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif," ujar Sudaryono.
Ia menegaskan, BGN tidak akan mentoleransi adanya kelalaian dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Apabila hasil investigasi menemukan adanya pelanggaran atau kelalaian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), BGN akan mengambil tindakan tegas.
"Kalau nanti terbukti ada kelalaian, kami akan melakukan suspend terhadap SPPG yang terkait sambil menunggu hasil evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih menunggu hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.
Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan penanganan terhadap para korban sekaligus mengusut penyebab insiden tersebut agar Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keamanan pangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022