
Ilustrasi petugas memilah sampah organik (28/05/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kebiasaan membakar sampah masih banyak dilakukan di lingkungan permukiman pedesaan. Padahal, praktik ini memperburuk pencemaran udara. Alih-alih membakar sampah, masyarakat desa didorong mengelola sampah secara lebih berkelanjutan agar tidak hanya mengurangi polusi, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Eco Waste Grup 1 Kopassus di Serang, Sabtu (25/7). Program ini menjadi inisiatif Komandan Grup 1 Kopassus Brigjen TNI Raden Nasharul Fathurrohman untuk membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi, narasumber, serta masyarakat desa binaan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kepedulian, kemandirian, dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan dari Dansatgas Sampah Grup 1 Kopassus Letkol Inf Tomy Hakim Gunawan yang memaparkan kesiapan Program Eco Waste sebagai sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Selanjutnya, Wakil Komandan Grup 1 Kopassus Kolonel Inf Dhanang Agus Setiawan secara resmi membuka Program Eco Waste sekaligus Lomba Eco Waste yang diikuti desa-desa di wilayah Serang.
"Program ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam membangun pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat agar mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi," ujar Dhanang, Sabtu (25/7).
Melalui lomba tersebut, setiap desa didorong menghadirkan inovasi pengelolaan sampah, mulai dari budidaya maggot, peternakan ayam, pembuatan komposter, rocket stove, hingga pengembangan bank sampah digital.
Berbagai inovasi itu diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan maupun dibakar, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pemanfaatan sampah.
Sebagai bagian dari program, Grup 1 Kopassus juga membangun Workshop Eco Waste yang akan difungsikan sebagai pusat edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah.
Workshop tersebut akan mendukung penerapan sistem pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022