
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyematkan tanda pangkat kepada Sermatar (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut pada Upacara Prasetya perwira TNI dan Polri tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan para perwira remaja TNI dan Polri yang telah dilantik kini menjadi milik bangsa dan negara sehingga memikul tanggung jawab untuk mengabdi kepada rakyat serta membela kepentingan nasional.
Dalam amanatnya pada upacara Prasetya Perwira di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, Presiden menyampaikan para perwira yang baru dilantik tidak lagi menjadi milik diri sendiri maupun keluarganya.
"Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa," kata Prabowo.
Kepala Negara mengatakan para perwira tersebut merupakan generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab besar untuk membela negara dan bangsa serta melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa.
Presiden juga mengingatkan TNI dan Polri merupakan tentara dan polisi rakyat, sehingga kesulitan yang dihadapi rakyat harus menjadi kesulitan para perwira dalam menjalankan tugas pengabdian.
Menurutnya, para perwira yang baru dilantik telah mengucapkan sumpah yang merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.
Oleh karena itu, Prabowo meminta para perwira memegang teguh sumpah yang telah diucapkan serta setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Setialah kepada Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Setialah kepada negara kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama, setialah kepada rakyat Indonesia. Jangan pernah ada kepentingan apapun yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa," tegasnya.
Selain itu, Presiden menambahkan pelantikan tersebut bukan sekadar upacara ataupun garis akhir dari pendidikan yang telah ditempuh, melainkan menjadi awal pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara," ucap Presiden.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022