
Presiden Prabowo Subianto diminta untuk turun tangan menjaga soliditas Kejaksaan Agung dan Polri.. (Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto diminta untuk turun tangan menjaga soliditas Kejaksaan Agung dan Polri. Pernyataan itu disampaikan tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menanggapi langkah tim penyidik gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang menggeledah 12 lokasi terkait penyidikan tiga kasus dugaan korupsi.
Penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola batu bara, pengembangan penyidikan kasus korupsi PT Asabri dan PT Jiwasraya periode 2020–2025, serta dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam proses penyelesaian kewajiban utang PT CBS kepada PT KNI yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Menurut Gus Lilur, masyarakat tidak memandang langkah penyidikan sebagai bentuk pertentangan antara institusi Polri dan Kejaksaan Agung, meskipun nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah disebut-sebut dalam perkara tersebut.
Ia menilai, proses yang berjalan merupakan bagian dari penegakan hukum dan tidak dapat digeneralisasi sebagai konflik antarlembaga.
"Benarkah Polri dan Kejaksaan Agung perang? Ternyata tidak. Ternyata bukan perang antara institusi, melainkan hanya ulah segelintir oknum yang kurang mawas diri, kurang pintar berkaca, terlalu jumawa, tanpa disadari menepuk air didulang terpercik muka sendiri," kata Gus Lilur kepada wartawan, Kamis (9/7).
Ia menambahkan, persoalan tersebut dipicu oleh buruknya koordinasi dan pengambilan momentum yang dinilai tidak tepat.
"Semua dipicu oleh salah mengambil momentum, gagal berkoordinasi, lalu merasa hebat sendiri," ucapnya.
Ia juga menyinggung anggapan yang berkembang di publik bahwa Polri merasa tersinggung setelah seorang perwira tinggi dijadikan tersangka dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Namun, persoalan utama bukanlah penetapan tersangka itu sendiri, melainkan waktu pengumuman yang dinilai bertepatan dengan perayaan hari jadi Polri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022