
Ilustrasi teknologi AI (Dok. Forbes)
JawaPos.com - Indonesia mengambil langkah aktif dalam pembahasan tata kelola kecerdasan artifisial (AI) di tingkat internasional. Indonesia mengusulkan agar perlindungan anak menjadi fondasi utama aturan AI global.
Usulan tersebut disampaikan Menteri Meutya Hafid yang mewakili Presiden Prabowo Subianto pada forum Global Dialogue on AI Governance di Geneva, Selasa (7/7).
Pertemuan ini diprakarsai United Nations dan diikuti 108 negara anggota, termasuk kepala negara, menteri, dan pimpinan organisasi internasional.
Dalam kesempatan ini, Indonesia mengajukan pembentukan koalisi global yang mengutamakan kepentingan anak dalam pengembangan dan pemanfaatan AI.
Pemerintah juga mengusulkan harmonisasi regulasi antarnegara dan standar internasional untuk melindungi anak dari eksploitasi algoritma tanpa menghambat inovasi.
Berbeda dengan negara lain yang masih merancang kebijakan AI, Indonesia membawa pengalaman melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Regulasi ini menjadi contoh tata kelola AI yang melindungi masyarakat.
“Dialog ini menjadi kesempatan penting untuk membangun tata kelola AI global yang inklusif, berpusat pada manusia, berorientasi pada pembangunan, dan diperkuat melalui kerja sama internasional,” ujar Meutya dalam pidatonya.
Meutya menjelaskan, Presiden Prabowo memandang AI bukan sekadar teknologi yang harus dikendalikan risikonya. AI juga sarana mempercepat pembangunan, terutama di negara berkembang.
Karena itu, Indonesia berpandangan tata kelola AI internasional perlu menjawab tantangan banyak negara. Tantangan ini termasuk keterbatasan akses teknologi AI mutakhir, infrastruktur digital, tata kelola data, sumber daya manusia, dan dukungan pembiayaan.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
