
ILUSTRASI. Gunung Anak Krakatau yang muncul beberapa dekade setelah letusan dahsyat Gunung Krakatau pada 1883.
JawaPos.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mencatat Gunung Api Anak Krakatau saat ini berada pada ketegori (III) atau siaga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan berdasarkan data pemantauan PVMBG, erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi saat ini lebih mengindikasikan pelepasan energi pada bagian permukaan kerucut gunungapi sehingga memicu dekompresi dalam skala terbatas.
"Sampai saat ini gunungapi Anak Krakatau masih berada di Level III (Siaga) dan sudah memasuki periode fase erupsi," ujar Lana kepada Jawapos.com, Sabtu (4/7).
Lana mengatakan, hingga saat ini, data kegempaan maupun deformasi belum menunjukkan adanya indikasi yang mengarah pada peningkatan tekanan magma yang berpotensi memicu erupsi yang lebih besar.
Peningkatan status lebih ditujukan sebagai langkah antisipatif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama wisatawan dan nelayan, agar tidak mendekati kawasan gunung sesuai dengan rekomendasi yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan bahwa hal tersebut perlu diperhatikan mengingat aktivitas erupsi masih berlangsung dan berpotensi menimbulkan bahaya di sekitar kawah, seperti lontaran material pijar, abu vulkanik, maupun awan panas jika terjadi perubahan aktivitas secara tiba-tiba.
"Prosedur dari Badan Geologi yaitu memberikan rekomendasi teknis terkait aktivitas G. Anak Krakatau yaitu tidak melakukan aktivitas di zona rekomendasi 3 KM dari pusat aktivitas," ujarnya.
Lanjutnya, ia menghimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas G. Anak Krakatau dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat.
Sedangkan, untuk masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022