Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 05.55 WIB

Kenaikan Pangkat Anumerta untuk 3 Personel Polres Katingan yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba

Polri memberikan KPLB anumerta kepada 3 personel Polres Katingan yang gugur saat menggerebek bandar narkoba pada Kamis (2/7). - Image

Polri memberikan KPLB anumerta kepada 3 personel Polres Katingan yang gugur saat menggerebek bandar narkoba pada Kamis (2/7).

JawaPos.com - Polri memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta kepada 3 personel Polres Katingan. Yakni Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana. Ketiganya gugur dalam tugas saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa ketiga polisi tersebut bertugas di Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka gugur saat menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dengan dugaan peredaran narkoba jenis sabu. Laporan tersebut masuk pada Rabu (1/7).

”Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satresnarkoba (Polres Katingan) yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Katingan bergerak menuju lokasi dan tiba pada Kamis dini hari (2/7). Tim kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, dengan tim utama melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di kediamannya,” terang dia pada Senin (6/7).

Di tengah proses penangkapan itu, situasi berubah menjadi aksi perlawanan bersenjata. Sejumlah orang di lokasi penangkapan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Tim Satresnarkoba Polres Katingan sudah meletuskan tembakan peringatan, namun serangan terus berlanjut sehingga dilakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.

Namun demikian, kondisi semakin tidak kondusif saat keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga berdatangan. Mereka menyerang petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya lainnya. Tim Satresnarkoba berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.

Dalam proses tersebut, 9 personel berhasil dievakuasi. Namun 3 lainnya gugur. Atas peristiwa tersebut, Polri sangat berduka. Untuk itu, Korps Bhayangkara menganugerahkan KPLB anumerta kepada ketiga personel tersebut. Kenaikan pangkat itu diberikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Minggu (5/7).

"Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ucap Isir.

Menurut jenderal bintang dua Polri tersebut, KPLB anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara. Mewakili institusi, Isir mendoakan ketiga personel tersebut dan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan.

”Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya,” pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore