
Polri memberikan KPLB anumerta kepada 3 personel Polres Katingan yang gugur saat menggerebek bandar narkoba pada Kamis (2/7).
JawaPos.com - Polri memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta kepada 3 personel Polres Katingan. Yakni Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana. Ketiganya gugur dalam tugas saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa ketiga polisi tersebut bertugas di Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka gugur saat menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dengan dugaan peredaran narkoba jenis sabu. Laporan tersebut masuk pada Rabu (1/7).
”Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satresnarkoba (Polres Katingan) yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Katingan bergerak menuju lokasi dan tiba pada Kamis dini hari (2/7). Tim kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, dengan tim utama melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di kediamannya,” terang dia pada Senin (6/7).
Di tengah proses penangkapan itu, situasi berubah menjadi aksi perlawanan bersenjata. Sejumlah orang di lokasi penangkapan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Tim Satresnarkoba Polres Katingan sudah meletuskan tembakan peringatan, namun serangan terus berlanjut sehingga dilakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.
Namun demikian, kondisi semakin tidak kondusif saat keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga berdatangan. Mereka menyerang petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya lainnya. Tim Satresnarkoba berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.
Dalam proses tersebut, 9 personel berhasil dievakuasi. Namun 3 lainnya gugur. Atas peristiwa tersebut, Polri sangat berduka. Untuk itu, Korps Bhayangkara menganugerahkan KPLB anumerta kepada ketiga personel tersebut. Kenaikan pangkat itu diberikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Minggu (5/7).
"Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ucap Isir.
Menurut jenderal bintang dua Polri tersebut, KPLB anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara. Mewakili institusi, Isir mendoakan ketiga personel tersebut dan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan.
”Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya,” pungkasnya.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
