
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menyampaikan keterangan kepada awak media pada Jumat (19/6). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Personel Polres Katingan, Bripda Nopandri, ditemukan meninggal dunia di Sungai Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), pada Sabtu (4/7). Bareskrim Polri memastikan akan terus memburu pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa Bripda Nopandri menjadi perhatian serius instansinya. Saat ini, tim gabungan masih bekerja untuk mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut.
”Tim masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat. Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata dia dalam keterangan resmi.
Menurut Eko, Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan Polda Kalteng dan Polres Katingan dalam proses penyelidikan serta pengejaran terhadap semua pihak dalam kasus tersebut. Dia meminta seluruh masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian.
”Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti,” pintanya.
Jajaran Bareskrim Polri, lanjut Eko, memastikan akan mengusut kasus tersebut sampai tuntas. Menurut jenderal bintang satu Polri tersebut, itu merupakan bentuk komitmen dalam memberikan keadilan bagi personel Polri yang gugur saat menjalankan tugas.
Eko juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Bripda Nopandri saat menjalankan. Duka cita mendalam dia haturkan kepada keluarga almarhum dan seluruh jajaran Korps Bhayangkara atas kepergian salah satu insan terbaik Bhayangkara tersebut.
”Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Bripda Nopandri. Almarhum gugur saat menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ucap dia.
Diberitakan sebelumnya, operasi penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalteng menyebabkan seorang polisi gugur. Pasca peristiwa tersebut, Bareskrim Polri langsung turun tangan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
