
Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia (DPP AAI) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Cengkeh Ballroom, Menara Peninsula Hotel, Jakarta Barat, Sabtu (4/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Setelah sempat berjalan masing-masing, seluruh elemen Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia (DPP AAI) akhirnya resmi melebur kembali dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Bersama Rekonsiliasi. Forum ini menyatukan dualisme kepemimpinan di bawah Ranto Simanjuntak dan Arman Hanis.
Munaslub ini berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (4/7) di Cengkeh Ballroom, Menara Peninsula Hotel, Jakarta Barat. Ketua Umum Ranto Simanjuntak menuturkan, momentum ini lahir dari kesadaran bersama untuk menyembuhkan perbedaan masa lalu.
”Kami melangkah bersama dengan satu semangat, yaitu mengembalikan marwah AAI sebagai wadah pengabdian advokat yang kokoh, harmonis, dan bermartabat,” ujar Ranto.
Dia menegaskan, Munaslub ini adalah waktu terbaik bagi seluruh pengurus dan anggota untuk menyatukan visi dan bergerak maju dalam satu ikatan organisasi yang utuh.
Senada dengan Ranto, Ketua Umum Arman Hanis memaparkan bahwa pasca rekonsiliasi ini, fokus utama mereka adalah membangun pondasi organisasi yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan hukum modern.
”Melalui Munaslub Bersama ini, kami meletakkan cetak biru (blueprint) masa depan AAI yang gemilang,” tegas Arman.
Persatuan ini, lanjut Arman, akan menjadi motor penggerak utama untuk mendongkrak profesionalisme anggota serta memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum yang berkeadilan di Indonesia.
Ke depan, kepengurusan baru diharapkan mampu mentransformasi AAI menjadi organisasi yang inklusif, merangkul advokat muda, dan memperkuat standar kompetensi profesi lewat pendidikan berkelanjutan.
Selain menjadi panggung rekonsiliasi, Munaslub kali ini juga berfokus pada penyelesaian sejumlah agenda krusial organisasi, antara lain penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari masing-masing ketua umum. Selain itu, perubahan anggaran dasar agar tata kelola organisasi menjadi lebih adaptif.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
