
Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara kini resmi menempati gedung baru yang modern dan megah di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (30/6). Gedung setinggi lima lantai ini dibangun dengan dana hibah dari APBD Pemprov DKI Jakarta 2025 sebesar Rp100 miliar. Selain itu, terdapat tambahan anggaran sebesar Rp57 miliar dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB) guna mematangkan penataan interior dan kawasan sekitarnya.
Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta Patris Yusrian Jaya mengungkapkan, proses pengerjaan konstruksi fisik gedung ini tergolong sangat ekspres. Menggandeng KSO PT Parama Agung Karya dan PT Penta Rekayasa, proyek ini secara efektif diselesaikan hanya dalam waktu 7 bulan 15 hari.
"Jadi mirip pekerjaan Bandung Bondowoso. Saya dan kawan-kawan membuat kontraktor yang mengerjakan gedung ini tidak bisa tidur karena was-was. Jam tiga malam semalam baru selesai," kelakar Patris, Selasa (30/6).
Langkah cepat ini diambil mengingat urgensi keselamatan pegawai dan masyarakat. Berdasarkan riset advis teknis dari Kementerian PUPR, kondisi gedung lama dinilai sudah tidak layak karena struktur atap yang keropos, dinding retak masif, hingga instalasi listrik terbuka yang berisiko memicu kebakaran.
Berdiri di atas lahan dengan luas bangunan mencapai 8.907 meter persegi, kantor baru Kejari Jakarta Utara kini bertransformasi menjadi area pelayanan publik yang ramah bagi seluruh kalangan.
Pihak kejaksaan mengintegrasikan berbagai fasilitas modern untuk mempermudah urusan hukum masyarakat. Di antaranya adalah layanan drive-thru tilang, poliklinik, ruang diversi anak, ruang laktasi, perpustakaan umum, hingga akses ramah disabilitas seperti toilet khusus dan area parkir wanita. Tidak ketinggalan, gedung ini juga menyediakan fasilitas kreatif berupa ruang musik dan studio podcast.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang turut hadir meresmikan gedung menyampaikan bahwa hibah ini merupakan bentuk apresiasi atas sinergi hukum yang luar biasa. Berkat pendampingan dari Kejaksaan, Pemprov DKI berhasil mengurai benang kusut sejumlah proyek strategis yang mangkrak hingga puluhan tahun.
"Masalah kota yang dulu tidak tersentuh akhirnya terselesaikan dengan baik, terutama penataan tiang monorel Rasuna Said yang mandek 21 tahun, kepastian hukum lahan RS Sumber Waras selama 14 tahun, hingga kelanjutan rute LRT Jakarta Velodrome–Manggarai," papar Pramono.
Meskipun mendapatkan fasilitas mewah hasil kolaborasi dengan pemerintah daerah, Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Kejari Jakarta Utara. Ia menegaskan kemegahan gedung harus berbanding lurus dengan profesionalisme kerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022